Tak Ada Kebahagiaan Dari Merebut Kebahagian Milik Orang Lain

  • Bagikan
Tak Ada Kebahagiaan
Tak Ada Kebahagiaan

Jika kamu berpikir ada kebahagiaan yang didapatkan setelah menyakiti orang lain, maka pikiranmu itu jelas salah. Sebab yang ada hanyalah rasa bersalah dan penyesalan, sekaligus karma yang membuat kebahagiaanmu semakin jauh dari angan.

Oleh karena itu, berbahagialah saat menjalani hidupmu, dengan berusaha meminimalisir atau menghindari untuk sengaja menyakiti seseorang. Berjuanglah dengan benar sekaligus layak untuk diperjuangkan. Sebab jika kamu sampai menyakiti orang lain atau melukai seseorang secara sengaja dan curang, maka tidak ada kebahagiaan yang kamu rasakan setelahnya.

Percayalah, Kamu Sama Sekali Tidak Nampak Lebih Baik, Ketika Mengumbar Aib Orang Lain.

Tak Ada Kebahagiaan
Tak Ada Kebahagiaan

Terkadang kamu tega untuk mencela seseorang atau mengumbar aibnya, untuk membuatmu terlihat menjadi seseorang yang lebih baik. Namun, tak sadarkah kamu, bahwa perbuatanmu itu justru menunjukkan betapa rendahnya karakter dan nilai hidupmu. Kamu sama sekali tak lebih baik dari mereka yang kamu sepelekan, karena bisa jadi mereka sudah bertobat dan justru menjadi lebih baik darimu.

Baca Rekomendasi :   Sebenarnya Priamu Tak Selamanya Jujur, Ini Dia yang Disembunyikan Darimu

Karena itu, ketika kamu tahu aib seseorang dan melihatnya sudah berubah sekarang. Justru dukunglah dirinya untuk menjadi lebih baik bersama. Bukan dengan sengaja menyakiti dengan mengungkit masa lalu.

Dapatkan Kebahagiaanmu Dengan Perjuangan Yang Benar, Bukan Mencuri Atau Mengambil Hak Orang Lain.

Penyebab Pasangan Tidak Jujur Padamu
Penyebab Pasangan Tidak Jujur Padamu

Untuk bahagia, kamu memang harus berjuang. Namun, kamu harus berjuang dengan layak dan benar, agar hasil dari perjuangan itu, benar-benar bisa membahagiakanmu. Oleh karenanya, bersyukurlah, sebab Allah sudah memberikan akal untuk berpikir, juga hati sebagai petunjuk arah saat kamu bingung dan kalut. Jangan mendominasinya dengan nafsu dan obsesi agar kamu tidak salah dalam mengambil langkah.

Salah satu perjuangan yang benar ketika kamu ingin bahagia adalah tidak mencuri atau mengambil hak orang lain apapun alasannya. Ingat! Mencuri dan mengambil hak seseorang adalah kejahatan. Bukan hanya materi, tapi dalam hubunganpun, itu bukan hal yang dibenarkan. Jadi jangan pernah menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain, apalagi mencuri hak-hak mereka yang lebih pantas mendapatkannya. Kamu tidak akan pernah bahagia.

Baca Rekomendasi :   Bila Memang Sudah Cinta, Kenapa Memilih Pacaran? Nikah Aja Langsung

Berbohong Untuk Menjaga Perasaan Mungkin Bisa Dibenarkan. Namun Jujur Tetap Lebih Baik

Bahagiamu Adalah dengan memastikan orang yang kamu sayang selalu bahagia di sisimu. Bahkan, kamu siap untuk berbohong dan menutupi kekuranganmu untuk menjaga perasaannya.

Namun, tak sadarkah, bahwa itu adalah sikap yang egois.

Iya. Dia memang  bahagia, tapi hanya kebahagiaan yang sementara saja. Setelah dia tahu semuanya, hingga mengetahuinya dari orang lain. Tersisa hanyalah perasaan luka dan kecewa untukmu. Jadi, sudah jelas bukan, bahwa berbohong tetap perbuatan yang salah. Lebih baik jujur pada pasangan perlahan dan jadi apa adanya dirimu. Percayalah, kamu tidak akan bahagia dengan membohongi pasangan untuk kebahagiaan sementaranya.

Kamu Memang Harus  Memperjuangkan Kebahagiaan Dalam Hidup, Namun Sebelum Berjuang. Renungi Kembali Apa Yang Sebenarnya Membuatmu Bahagia

Jika kamu berpikir bahwa menjadi kaya bisa membuatmu bahagia. Maka perjuanglah dengan bekerja keras dan cerdas. Jika kamu berpikir nyaman dan damai bisa membuatmu bahagia, maka hiduplah dengan nyaman dan nikmati bagaimanapun alur hidup itu berjalan. Tak perlu merasa khawatir pada apa yang belum terjadi dan relakan saja apa yang sudah terjadi.

Baca Rekomendasi :   Lepaskan Orang yang Tak Mencintaimu, Karena Cinta Itu Seharusnya Berbalas

Kamu memang harus memperjuangkan kebahagiaanmu sendiri, namun pastikan bahwa dalam perjuangan itu kamu tidak menyakiti orang lain secara sengaja. Berjuanglah dengan adil dan sesuai kemampuan yang kamu punya. Jangan membenarkan apa yang jelas salah, hanya untuk menutupi kesalahanmu.

Lebih baik lagi, sebelum berjuang, renungi, apa yang membuatmu bahagia. Intropeksi kembali semua langkah dan keputusan yang kamu ambil. Jangan sampai setelah sejauh ini kamu berjalan, kamu tidak merasakan kebahagiaan yang pantas untukmu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page