Asyiknya Berkemah dan Berburu Foto Milky Way di Bukit Mbeser

  • Bagikan
Bukit Mbeser
Bukit Mbeser

Bukit Mbeser berada di Desa Lipursari, Kecamatan Leksono, Wonosobo. Dari pusat kota, tempat ini dapat dijangkau dalam waktu sekitar 30 menit. Objek wisata Bukit Mbeser dibuka sejak tahun 2017. Akses jalan pun cukup baik sehingga memudahkan pengunjung untuk datang ke sana.

Tempat wisata yang buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore setiap hari ini menawarkan keindahan alam berbagai spot foto yang menarik. Fasilitas yang disediakan pengelola pun cukup memadai, mulai dari area parkir, toilet, musala, gazebo, tempat camping, dan taman bermain.

Kamu juga tidak perlu khawatir kelaparan karena di sini terdapat warung makan yang menyediakan aneka kuliner lokal. Tak ada salahnya juga membawa bekal sendiri untuk bersantap bersama keluarga ataupun teman-teman. Jika ingin berkemah, kamu juga dapat membawa peralatan masak yang praktis untuk menemani malam harimu di Bukit Mbeser ini.

Baca Rekomendasi :   Petak Sembilan Dieng, Tempat Terbaik Menikmati Talaga Warna

Harga tiket masuknya cukup murah yaitu Rp10.000 per orang. Untuk parkir kendaraan dikenakan Rp2.000 untuk sepeda motor dan mobil Rp5.000.

Sepanjang jalan menuju ke tempat wisata banyak pohon pinus. Jalan setapak menuju ke atas pun cukup baik dan nyaman. Selain berfoto dengan latar belakang spot-spot cantik di sini, kamu juga bisa piknik bersama keluarga dan teman-teman, berkemah, atau mencoba olahraga river tubing.

Daya tarik bukit Mbeser tak hanya pada keindahan matahari terbit dan tenggelam, melainkan juga keindahan langit malam ketika cuaca cerah. Dari punggung bukit, kamu bisa menyaksikan keindahan langit dengan bintang-bintang bertaburan.

Tips Berburu Foto Milky Way di Bukit Mbeser

Bukit Mbeser
Bukit Mbeser

Bukit Mbeser merupakan salah satu tempat favorit pecinta fotografi untuk berburu milky way karena di sini termasuk lokasi yang kurang polusi cahaya. Nah, untuk kamu yang berniat menginap di bukit dan mendapatkan foto bintang-bintan yang bagus, ikuti beberapa tips berikut.

Baca Rekomendasi :   Bersantai dan Camping di Bukit Seroja, Dijamin Bikin Betah

1. Gunakan aplikasi tambahan pada smartphone

Beberapa smartphone sudah memiliki aplikasi kamera dengan fitur-fitur layaknya kamera profesional. Akan tetapi, jika fitur ini tidak terdapat pada smartphone-mu, kamu bisa menginstal aplikasi seperti Camera FV-5 untuk Android.

Aplikasi ini memiliki fitur pengaturan ISO, shutter speed, mode fokus, dan white balance yang dapat memudahkan kamu mengaturnya. Cara ini bisa menjadi alternatif jika kamu tidak memiliki kamera DSLR. Namun, pastikan spesifikasi bawaan kamera smartphone-mu cukup mumpuni untuk melakukan pemotretan di malam hari.

2. Pilihlah waktu di fase bulan baru

Pada fase bulan baru atau ketika bulan tidak terlihat sama sekali, cahaya bintang-bintang akan terlihat lebih jelas. Berbeda ketika bulan purnama di mana cahayanya sangat terang hingga bintang tidak terlihat.

Maka, sebelum ke sini, cari informasi terlebih dahulu tentang waktu tersebut. Pastikan juga tidak datang ketika musim hujan, ya.

Baca Rekomendasi :   Pendakian Gunung Sumbing Lewat Jalur Bowongso, Berapa Jam?

3. Pengaturan kamera

Atur kamera pada bukaan lensa yang besar, ditandai dengan angka yang kecil di belakang huruf f. Bukaan lensa yang besar akan memungkinkan cahaya yang masuk juga semakin banyak. Untuk ISO, gunakan angka yang tinggi antara ISO 800 – 1600 dan shutter speed di angka 15-20 detik untuk memperoleh hasil yang tajam.

Selain ketiga tips di atas, kamu juga wajib menggunakan tripod agar hasil foto tidak kabur, kecuali jika kamu ingin menghasilkan foto milky way yang blur.

Sambil menanti bintang-bintang muncul di angkasa, jangan lupa sediakan minuman panas seperti kopi dan teh serta camilan. Menghabiskan malam dengan bercengkrama bersama teman-teman serta berburu foto-foto tentunya akan jadi pengalaman yang sangat

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page