Fakta Singkat Aprodhite, Sang Dewi Cinta Pemikat Hati Dari Yunani

  • Bagikan
aphrodite
aphrodite

Aphrodite adalah salah satu dewi Yunani yang paling terkenal, tetapi kuilnya di Yunani relatif kecil. Kuil Aphrodite Urania terletak di barat laut Agora Kuno Athena dan timur laut kuil Apollo Epikourios. Banyak orang meyakini bahwa di kuil Aphrodite, dulu ada patung marmernya, yang dibuat oleh pematung Phidias.

Kuil itu saat ini masih berdiri tetapi hancur berkeping-keping. Selama bertahun-tahun, orang telah menemukan sisa-sisa situs penting, seperti tulang binatang dan cermin perunggu. Banyak pengunjung mengunjungi kuil Aphrodite ketika mereka mengunjungi Apollo.

Aphrodite memiliki tingkat popularitas yang cukup tinggi sebagai salah satu Dewi Yunani. Banyak sekali orang yang tergila-gila dengan kecantikan yang ia miliki. Hal itu menjadikannya sebagai salah satu Dewi Yunani yang terkenal jika bersanding dengan dewa dan dewi lainnya. Kisah Aphrodite juga tergolong kontroversial, banyak juga yang mengenalnya dari kisah cintanya yang cukup rumit itu pula. Berikut adalah beberapa fakta mengenai Aphrodite.

Baca Rekomendasi :   Siren, Makhluk Mitologi Yunani yang Cantik Namun Mengerikan

Kecantikan yang luar biasa

aphrodite
aphrodite

Dewi Yunani Aphrodite muncul dari buih ombak laut, mempesona siapa saja yang melihatnya dan menghasut perasaan cinta dan nafsu ke mana pun ia pergi. Dalam kisah Apel Emas, Paris memilihnya sebagai yang tercantik dari tiga dewi lainnya yaitu Hera dan Athena.

Paris harus memberikan penilaian terhadap tiga dewi yang ada itu. Masing-masing dewi juga menawarkan Paris hadiah sebagai suap sebagai imbalan. Hera menawarkan Paris menjadi raja Eropa dan Asia, Athena menawarkan kebijaksanaan dan keterampilan dalam pertempuran.

Sementara Aphrodite menawarkan untuk memberinya cinta wanita tercantik di dunia. Paris memilih Aphrodite lalu Aphrodite kemudian memutuskan untuk menghadiahinya dengan memberinya cinta Helen of Troy. Hal ini kemudian menjadi penyebab dari Perang Troya.

Baca Rekomendasi :   Human Zoo, Eksploitasi Manusia Dengan Tampilan Kebun Binatang

Kelemahan Aphrodite, Sang Dewi Cinta

Kelemahan Aphrodite adalah bahwa setiap kali dia melihat seseorang yang lebih cantik atau menarik maka dia memberi mereka kehidupan yang mengerikan atau membunuh mereka. Selain itu karena kecantikan Aphrodite dan tidak ada yang pernah menolaknya maka ia sering berselingkuh dari suaminya (Hephaestus) dengan Dewa Perang yaitu Ares.

Aphrodite pernah sangat marah pada seseorang yang membuat Ares jatuh cinta selain dirinya. Dia mengutuk Eos untuk menjalani sisa hidupnya dalam pencarian cinta sejati yang sia-sia . Dia memiliki banyak kekasih dan melahirkan banyak anak tetapi tidak pernah berhasil menemukan pasangan ideal yang akan memenuhi harapannya.

Orang tua Aphrodite

Ada beragam versi mengenai asal usul orang tua Aphrodite. Ada yang mengatakan bahwa Zeus adalah ayah Aphrodite dan Dione adalah ibu dari Aphrodite. Namun ada versi lainnya yang lebih umum bahwa Aphrodite lahir dari busa di laut, yang menggelembung di sekitar anggota Ouranos yang terputus ketika Kronos membunuhnya.

Baca Rekomendasi :   Siren, Makhluk Mitologi Yunani yang Cantik Namun Mengerikan

Kisah cinta Aphrodite

Banyak dewa percaya bahwa kecantikannya sedemikian rupa sehingga persaingan mereka atas dirinya akan memicu perang para dewa. Karena itu, Zeus menikahkan Aphrodite dengan Hephaestus. Itu karena Hephaestus tidak dipandang sebagai ancaman karena keburukan dan kelainan bentuknya.

Setelah Hephaestus memenangkan hak untuk menikahinya, Aphrodite melanjutkan hubungan cintanya dengan Ares. Aphrodite tidak menyukai Hephaestus karena wajahnya yang tidak begitu tampan. Akhirnya ia berselingkuh dengan Ares yang merupakan Dewa Perang namun sialnya ketahuan.

Hephaestus memasang jebakan untuk istri dan kekasihnya yang tidak setia. Hephaestus menjerat mereka dalam jaring rantai yang sangat kecil sehingga tidak terlihat dan menyeret mereka ke Gunung Olympus untuk mempermalukan mereka di depan dewa-dewa lain untuk pembalasan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page