5 Pelajaran Penting Dari Nenek Kim Gam Ri di Home Town Cha-Cha-Cha

  • Bagikan
Nenek Kim Gam Ri
Nenek Kim Gam Ri

Penampilan luarnya terlihat keras, tapi hatinya lembut sekali. Dia pasti sudah melewati banyak cobaan dalam hidupnya – Kim Gam Ri

Berbicara tentang drama korea Home Town Cha-Cha-Cha, tak akan ada habisnya untuk dibahas. Karena drama sederhana yang syarat makna ini memang layak untuk dikenang dan dijadikan sebagai salah satu tauladan dalam kehidupan.

Selain menghadirkan aktor dan aktris papan atas Korea, banyak juga loh pemeran pendukung yang membuat drama ini semakin menarik. Salah satunya adalah nenek Kim Gam Ri yang di perankan oleh Kim Young Ok.

Awalnya memang Nenek ini memiliki kata-kata yang tajam di lidah, namun sebenarnya dia juga memiliki hati yang sangat baik. Apalagi dia hanya hidup sebatang kara di Gongjin, sedangkan anaknya hidup sukses sebagai seorang akuntan di Seoul. Tapi sayangnya kesuksesan anaknya berbanding terbalik dengan kehidupannya.

Di masa Tuanya dia masih harus bekerja sebagai pembersih tangkapan laut bersama teman-temannya. Bahkan dia tak menerima sepeserpun uang dari anaknya dan justru dia lah yang masih menyisihkan untuk anaknya. Sedih memang, tapi banyak hal yang bisa di pelajari dari sosok Nenek Kim Gam Ri ini.

1. Pesan Sederhana dan Positif, Bisa Membuat Orang Lain Bahagia.

Nenek Kim Gam Ri
Nenek Kim Gam Ri

Du-Sik, aku sedang di Seoul. Apa kita bisa bertemu? Aku membawa makanan kesukaanmu dan hampir lupa bagaimana wajahmu. Aku sangat merindukanmu – Kim Gam Ri

Masih ingat dengan cerita panjang Hong Doo Shik kepada Bu Dokter, alasan dia menyimpan rapat kenapa dia kembali ke Gongjin. Dengan derai air mata, dia pun mulai menuturkan bagaiamana kisah pahit yang dia alami di Seoul.

Baca Rekomendasi :   It’s Okay Not to be Okay, Drama Korea Tentang Kesehatan Mental yang Dikemas Secara Apik

Sebenarnya bukan salahnya memang, karena seorang satpam yang akan bunuh diri. Hal ini disebabkan oleh investasi yang dia ikuti rugi sampai habis. Bahkan uang tersebut adalah jaminan pensiun dan hasil pinjaman dari Bank.

Di balik rasa frustasi, kecewa dan kecelakaan yang dia alami yang mengakibatkan teman sekaligus dianggap sebagai abangnya meninggal dengan tragis. Beruntungnya Tuan Hong selamat. Karena tak ingin menyakiti perasaan satpam dan keluarganya. Dia pun menjual semua asset yang dia miliki dan memberikannya kepada satpam tersebut.

Setelah itu, dia pun memutuskan untuk bunuh diri di sungai Han dengan melompat dari jemabatan Seogang. Namun niatnya untuk bunuh diri sukses dilebur karena sms dari Nenek Kim Gam Ri. Kemudian kembali ke Gongjin dan hidup bahagia serta membantu warga setempat.

2. Menjadi Orang Tua yang Berhasil Mendidik Anak Secara Akademik Dan Sukses Itu Penting, Tapi Akhlaknya Juga Jauh Lebih Diutamakan.

Review Hometown Cha-Cha-Cha
Review Hometown Cha-Cha-Cha

Masih ingat bagaimana Nenek Kim Gam Ri selalu membanggakan anak yang sukses sebagai akuntan di Seoul. Meski anaknya tak pernah sekali pun peduli dan menghubunginya terlebih dahulu. Dia tetap sangat membanggakan anaknya itu.

Baca Rekomendasi :   The King: Eternal Monarch: Episode 13. Akankah Pemalsuan Identitas Terbongkar?

Sehingga suatu hari, karena rindu yang harus di luapkan, ada pelukan yang hangat ingin disampaikan. Dia pun pergi ke Seoul bersama Bu Dokter dan Kepala Hong serta teman-temannya dengan menaiki mobil. Bahkan melihat perjalanan yang harus ditempuh demi bertemu dengan seorang anak sungguh menyulitkan baginya yang berusia di atas 75 tahun.

Rasa lelah dengan buah tangan dan masakan sendiri di bawah jauh dari kampung halaman. Namun nyatanya, sang anak masih sibuk dengan pekerjaannya dan tak bisa bertemu dengan Ibunya. Bayangkan saja, bagaimana perasaan Nenek Kim Gam Ri?

3. Memberikan Kebahagian dan Kehangatan Kepada Orang Lain Adalah Salah Satu Cara Untuk Bahagia.

Aku tinggal sendirian di rumah yang kosong. Kalau orang-orang bersenang-senang di sini, rumah ini pun tidak akan kesepian – Kim Gam Ri.

Karena hidup sebatang kara, dia pun sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya dengan bekerja. Sehingga suatu hari, seorang sutradara ingin kembali syuting di rumahnya. Hal ini langsung saja di tolak Nenek meski sudah di bujuk oleh Sutrada Ji Sung Hyun dan Kepala Hong.

Karena usaha keras dan berhasil merebut hati nenek. Akhirnya Nenek pun runtuh dan membiarkan rumahnya menjadi lokasi syuting. Bahkan dia selalu memberikan makanan dan minuman kepada crew serta orang yang terlibat dalam syuting tersebut.

Baca Rekomendasi :   5 Hikmah yang Bisa Dipetik dari Ji Sung Hyun di Hometown Cha-Cha-Cha

4. Berbuat Baiklah Kepada Tetangga dan Lingkunganmu, Karena Kamu Akan Menghabiskan Sisa Hidupmu Bersama Mereka.

Meski anaknya hidup sukses dan bergelimang harta, nyatanya di usia yang sudah senja dia masih harus bekerja keras. Padahal sebenarnya tabungannya juga ada, namun dia tak pernah memakainya jika tak perlu.

Beruntungnya, nenek ini sangat peduli kepada tetangga dan lingkungannya. Bukan hanya itu, dia juga selalu merawat Han Doo Sik yang sudah dianggap sebagai anak sendiri olehnya.

5. Teman Datang Silih Berganti, Tapi Sahabat Sejati Selalu Berada di Sisimu Sampai Akhir Hayat Memisahkan.

Salah satu daya tarik drama Home Town Cha-Cha-Cha memang kisah warga Gonjing. Salah satunya adalah tiga nenek lincah yang sangat kocak dan hangat. Sering menghabsikan waktu bersama membuat mereka sangat dekat.

Bukan hanya itu, bahkan mereka bertiga menjadi nenek tiga serangkai yang suka bepergian kemana saja. Mulai dari ke Seoul mengunjungi anaknya masing-masing, piknik sampai dengan tidur bersama. Bahkan ketika Nenek Gam Ri menghembuskan nafas terakhirnya.

Nenek Lee Ma Ji dan Park Sook Ja berada di sisinya. Ini lah salah satu bukti bahwa persahabatan mereka tak bisa dipisahkan kecuali oleh maut.

Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu menjadi salah satu dari nenek kesayangan ini?

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page