Jagalah Dirimu Dari Karma Buruk, Dengan Tidak Gampang Melukai dan Menyakiti Seseorang

  • Bagikan
Jagalah Dirimu Dari Karma Buruk
Jagalah Dirimu Dari Karma Buruk

Hidup itu penuh dengan anugerah, pilihan, kesempatan dan tanggung jawab serta konsekuensi dari setiap perbuatan baik maupun buruk. Hidup ini pula adalah milikmu serta tanggung jawab yang besar bagimu. Sehingga tidak ada orang lain, selain Tuhan dan kamu sendiri yang tahu apa yang terbaik dan bisa membuatmu bahagia.

Kamu pun bisa memilih arah mana yang kamu pilih. Berusaha dengan sekuat tenaga meraihnya, belajar sebanyak mungkin untuk mengikhlaskan dan merelakan apa yang pergi, juga mensyukuri segala yang kamu dapatkan, serta optimis pada masa depan yang masih menjadi misteri.

Sehingga dalam hidup yang mungkin saja singkat ini, lakukanlah yang terbaik dalam hidupmu. Jangan biarkan masa lalu menghalangi langkahmu ataupun masa depan membuatmu begitu takut dan khawatir. Jagalah dirimu dari karma buruk, dengan tidak gampang melukai dan menyakiti orang lain.

Supaya di masa depan nanti, setidaknya kamu tahu bahwa dirimu berkemungkinan besar mendapat akhir yang bahagia, damai dan tenang karena segala perbuatan baik yang telah kamu lakukan, tabung dan investasikan.

Baca Rekomendasi :   Jangan Takut Dihina Orang, Takutlah Saat Kamu Sukses Lalu Menjadi Sombong

Jagalah Dirimu Dari Karma Buruk. Sebab Apa Yang Kamu Tabur Itulah Yang Kamu Tuai Pada Akhirnya Nanti.

"<yoastmark

Ibarat kamu menanam benih padi, maka kamupun akan memanennya suatu hari nanti. Sama seperti itu pula, ketika kamu menanam banyak kebaikan dalam hidupmu. Maka pada saatnya nanti, kamupun akan mendapatkan balasan dari banyak kebaikan yang pernaah kamu berikan.

Apalagi, jika kebaikan yang kamu berikan itu tulus dan ikhlas. Apalagi jika semua itu murni sebagai bentuk ibadah pada ALLAH Ta’ala. Maka kualitas padi yang kamu panen pun akan menjadi sangat baik dan begitu indah nanti.

Hal inipun akan terjadi, jika yang kamu tabur adalah perbuatan yang buruk. Maka, kamu akan dapatkan merupakan karma buruk pula nantinya. Jangan pernah secara sengaja untuk melukai atau menyakiti orang lain.

Baca Rekomendasi :   Nak, Jika Ayah dan Ibumu Sudah Tua Renta, Rawatlah Kami Seperti Kami Merawatmu

Hiduplah sebagaimana yang kamu inginkan, tanpa membuat orang lain susah atau tersakiti dengan sengaja. Sebab semua perbuatan yang kamu lakukan, sejatinya akan kembali pada dirimu sendiri.

Jika Tak Sengaja Menyakiti, Maka Minta Maaflah. Jangan Egois Pada Perasaanmu Sendiri.

 

Seseorang yang kita nilai buruk, bisa jadi adalah orang yang sangat baik pada kita. Begitupun, seseorang yang kita nilai begitu baik, bisa pula tak benar-benar baik. Kita tidak boleh menilai orang lain hanya dari penampilannya. Dan selalu hidup dengan tenggang rasa, serta menghargai juga menghormati orang lain.

Jika kamu salah, maka jangan ragu untuk segera minta maaf. Jika kamu merasa ada yang salah, jangan takut untuk mengkomunikasikan agar tidak salah paham. Jangan egois pada perasaanmu sendiri ataupun merasa paling benar sendiri. Hak untuk memberikan pahala dan dosa itu milik Allah. Tugasmu justru menjaga sillaturahmi, tenggang rasa, toleransi dan menebarkan kebaikan sebanyak mungkin.

Baca Rekomendasi :   Ingin Segera di Lamar Cowokmu, Cobain Gombalin Dengan Rayuan Manja

Orang Yang Kamu Sakiti Mungkin Tidak Akan Membalas. Namun, Tuhan Yang Akan Membalasnya

Orang yang kamu sakiti mungkin terlalu baik atau tidak tega untuk membalas segala rasa sakit yang kamu berikan. Namun, Allah Maha Melihat dan Mengawasi segala perbuatan manusia. Oleh karena itu, jangan pernah merasa bahwa setelah melakukan perbuatan yang salah, kamu akan baik-baik saja. Jangan merasa bahwa setelah kamu menyakiti seseorang kamu akan bahagia. Semuanya pasti akan mendapatkan balasan yang adil dan setimpal.

Oleh karena itu selain beriman, jadilah pula orang yang ihsan (selalu merasa diawasi Allah dalam segala perbuatan). Sehingga saat melakukan sesuatu, pertama dapat kamu niatkan sebagai ibadah. Kedua, kamu bisa berpikir dulu apakah itu baik tidak untukmu dan berdosa tidakkah jika melakukannya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page