Jangan Selingkuh, Jika Memang Sudah Tak Cinta Mari Akhiri Saja

  • Bagikan
Jangan Selingkuh
Jangan Selingkuh

Perasaan memang tidak bisa dipaksakan dan bisa berubah sewaktu-waktu. Cinta yang diawal begitu menggebu bisa menjadi biasa saja, bahkan hampa di kemudian hari. Apalagi tidak semua orang mampu untuk bertahan dan menjaga komitmen yang pernah dibuat bersama dulunya.

Namun, ketika hubungan terjalin secara baik-baik, mengapa sulit untuk mengakhirinya dengan baik-baik pula. Lebih baik jujur saja jika sudah tak ada lagi rasa. Lebih jujur saja jika memang sudah tak mampu untuk bertahan bersama. Semuanya bisa dibicarakan, daripada selingkuh dan membuat hubungan seakan normal serta baik-baik saja.

Dia yang mencintai mungkin akan sulit untuk mengerti, diapun akan merasa sakit hati dan kecewa. Namun, itu lebih baik daripada mengkhianati hubungan dengan memasukkan orang ketiga. Itu lebih baik daripada membohongi seseorang untuk menjaga perasaan atau memanfaatkannya, namun menghancurkannya lebih dalam dengan fakta perselingkuhan.

Selingkuh Itu Dilakukan Oleh Seorang Pengecut. Dia Takut Untuk Mengakhiri Hubungan Yang Terjalin. Namun Berani Mendua.

Jangan Selingkuh
Jangan Selingkuh

Selingkuh itu bukan uji nyali atau membuktikan seberani apa kamu dalam suatu hubungan. Justru sebaliknya, selingkuh itu adalah perbuatan seorang pengecut yang takut melepaskan diri dari zona nyaman bersama pasangan, namun diam-diam mengkhianatinya.

Baca Rekomendasi :   Jangan Berpura-Pura Bahagia, Bila Bersamaku Kamu Tak Pernah Bahagia

Entah, karena ingin masih memanfaatkan pasangan. Entah, dia sadar dia butuh pasangannya. Dia begitu pengecut, karena secara tidak langsung menyakiti perasaan dua orang secara bersamaan. Karena tidak berani bertanggung jawab atas perbuatannya dan mudah lepas tangan.

Dia begitu pengecut, karena lebih senang menyakiti pasangan dengan tidak mau melepaskannya, tapi tetap mengkhianati dengan diam-diam.

Selingkuh Itu Bukti Kegagalan Dalam Mempersiapkan Mental Dalam Hubungan. Kamu Sekedar Jatuh Cinta Tapi Gagal Membangunnya.

Perjuangan Menemukan Jodoh
Perjuangan Menemukan Jodoh

Pesan untukmu yang masih suka menjajali tiap hati dan mudah bosan dengan pasangan. Plis lebih baik jangan menikah atau menjalin hubungan yang serius juga terikat dengan seseorang. Karena sebenarnya kamu sadar kamu tidak siap untuk menjalin hubungan yang serius, kamu masih suka bermain—main dan gagal menjaga komitmen yang kamu janjikan.

Baca Rekomendasi :   Menanti Kepulanganmu Atau Menunggu Kematianku Sendiri

Lebih baik persiapkan mental dan tanggung jawabmu dulu. Sadar, tujuanmu dalam menjalin hubungan dan tanggung jawab yang kamu emban. Sebab perselingkuhan adalah bukti bahwa kamu gagal dalam mempersiapkan mental yang kamu punya.

Kamu masih sekedar jatuh cinta pada seseorang dan rasa ingin memiliki yang kamu tujukan, juga tidak lebih hanya nafsu saja. Namun, kamu gagal membangun dan mempertahankan hubungan, lalu menyakiti hati seseorang dengan perselingkuhan.

Selingkuh Itu Mengkhianati Hubungan dan Menyakiti Pasangan. Padahal, Bersama Harusnya Saling Memperjuangkan dan Membahagiakan Satu Sama Lain

Tidak ada satu orang pun yang tidak ingin merasa bahagia dan dibahagiakan ketika setuju dalam menjalin suatu hubungan, baik itu masih dalam tahap pacaran ataupun menikah. Ketika kamupun setuju dalam membangun hubungan, tandanya kamu sudah bersiap untuk saling memperjuangkan, menerima, menghargai dan membahagiakan pasangan, serta menjaga komitmen juga kesetiaan.

Baca Rekomendasi :   Ya Allah, Temukanlah Hati Ini Dengan yang Mencintaimu dan Mencintaiku Juga

Jadi, walaupun hubungan terkadang terasa membosankan, meski pasangan sudah tak cantik/tampan lagi dan banyak ujian menerpa, kamu tetap sadar pada tanggung jawab dan selalu menjaga komitmen. Selain itu, juga berupaya untuk membuat hubungan menjadi lebih hangat dan cinta bersemi kembali.

Selingkuh Itu Kebohongan. Kamu Membuat Hubungan Yang Sudah Rusak Karena Perselingkuhan Seolah Terlihat Baik-Baik Saja

Selingkuh itu kebohongan, karena kamu sadar telah merusak hubungan itu, namun tetap berusaha menjalankannya seolah normal dan baik-baik saja. Kamu membohongi semua orang baik itu pasanganmu, anak-anakmu, keluargamu hingga selingkuhanmu untuk keegoisan dirimu sendiri. Dan ketika semuanya terungkap, maka semua yang kamu punya akan hancur berantakan.

Oleh karena itu, jujur saja dan lebih baik mengakhiri hubungan itu lebih baik daripada selingkuh. Jujur saja pada pasanganmu bahwa kamu adalah seorang yang tidak setia dan gagal dalam menjaga komitmen yang kamu punya. Lalu terima konsekuensinya dan pertanggung jawabkan semuanya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page