Hidup Cuma Sekali, Jangan Sia-Siakan. Apalagi Kamu Punya Orang-Orang Yang Berharga Di Sisimu

  • Bagikan
Hidup Cuma Sekali
Hidup Cuma Sekali

Meski hidup sering sekali membuatmu merasa payah dan ingin menyerah. Tapi, ketika kamu melihat orang-orang berharga yang ada di sekitarmu. Semangatmu untuk berjuang pasti akan tumbuh lagi.

Dalam hati, ada rasa ingin membahagiakan mereka, ada rasa untuk membuat mereka bangga dan memastikan bahwa segala kebutuhan terpenuhi. Apalagi hidup ini hanya sekali, kesempatan untuk membahagiakan orang-orang tersayang mungkin hanya sebentar atau tak begitu lama. Jadi jangan pernah menyerah dan berputus asa untuk terus berjuang.

1. Sebelum Menyerah Ingatlah Bagaimana Perjuangan Orang Tua Membesarkan dan Merawatmu Sejak Kecil.

Hidup Cuma Sekali
Hidup Cuma Sekali

Orang yang paling berharga, begitupun yang seumur hidup belum tentu bisa kamu balas jasanya adalah orang tuamu. Mereka yang merawatmu sejak dalam kandungan hingga menjadi dewasa dan mampu berpijak di muka bumi. Mereka yang berjuang keras untuk bisa menyekolahkan dan memenuhi segala kebutuhan yang kamu perlukan.

Baca Rekomendasi :   Doamu Bukannya Tak Dikabulkan. Hanya Tuhan Ingin Melihat Usahamu Lebih Dalam

Jadi, meski kamu belum bisa membuat orang tuamu bangga lewat kesuksesan. Setidaknya, jangan membuat mereka bersedih dengan menyerah dalam berjuang.

Lihatlah mereka yang sudah tua dan membutuhkan kamu juga doamu. Maka, jangan menyerah dulu, seperti orang tuamu yang tak pernah menyerah untuk merawat dan memberikan kasih sayang padamu.

2. Bersyukurlah Saat Kamu Dipertemukan Dengan Pasangan Hidup Yang Menerima Kamu Apa Adanya Dalam Susah Maupun Senang. Jadi Berusahalah Untuk Bertanggung Jawab dan Membahagiakan Mereka.

Tak Menemukan Pria Baik
Tak Menemukan Pria Baik

Jangan pernah biarkan pikiran menyerah ada dalam hati dan otakmu. Hempaskan sejauh mungkin, sebab kamu menghargai dan menyayangi dia yang telah terbukti menerima kamu apa adanya, juga rela hidup susah maupun senang bersamamu.

Pasti, ada dalam hatimu perasaan sedih saat kamu masih belum mampu memberikan kebahagiaan buat dia dan keluarga kecilmu. Pasti, muncul semangat berjuang kembali, saat melihat pasanganmu begitu ‘nerimo’ dengan segala keadaan yang kamu berikan.

Baca Rekomendasi :   Seberat Apa pun Hidupmu, Yakinlah Ada Tangan-tangan Baik yang Selalu Memelukmu

3. Kamu Mungkin Tak Punya Privilege Apapun Yang Mendukungmu. Namun Ketika Kamu Punya Tuhan. Apalagi Yang Harus Kamu Khawatirkan.

Arti Dari Rindu yang Sesungguhnya
Arti Dari Rindu yang Sesungguhnya

Mungkin kamu bukanlah orang yang terlahir dengan kekayaan. Wajahmu pun biasa saja, tak seperti mereka yang glowing dan terawat. Namun, walau kamu tak punya privilege apapun yang mendukungmu. Jangan lupa jika kamu punya Tuhan yang Maha memiliki segalanya.

Kamu tidak perlu merasa khawatir saat akan mencari rejeki, kamu tidak perlu berprasangka buruk atau berpikir hidup ini tak adil. Pasrahkan sembari berikhtiar. Yakinlah Tuhan akan tunjukkan dan berikan jalan terbaik buat kamu yang tidak pernah menyerah.

4. Jangan Lupa Pada Sahabat Dan Juga Teman-Temanmu. Meski Mereka Memang Tak Selalu Ada. Yakinlah Teman Baik Juga Akan Mendukung dan Mendoakan Kesuksesanmu

Big Thanakorn Kuljarassombat
Big Thanakorn Kuljarassombat

Sebenarnya kamu harus bersyukur. Karena sebenarnya kamu tak benar-benar berjuang sendirian di muka bumi ini. Kamu selalu dipertemukan dengan orang-orang baik yang tanpa kamu sangka menolong kamu.

Baca Rekomendasi :   Ayah, Ibu! Maaf Belum Bisa Membahagiakan Kalian Tapi Aku Sedang Berusaha

Kamu mempunyai sahabat lama maupun baru, yang selalu mendukungmu lewat doa, motivasi atau bantuan secara langsung. Bahkan beberapa teman yang dekat, bisa jadi petunjuk Tuhan kamu dapatkan dari sana.

Karenanya tidak ada alasan untuk menyerah dengan segala hal yang kamu miliki dalam hidup. Gagal itu bukan hanya kamu yang pernah merasakan. Jadi jangan cepat menyerah dan takut untuk memulai lagi. Lagipula hidup ini hanya sekali, jika tidak berjuang sekarang dan seterusnya, lalu kapan lagi?

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page