Belajarlah Menghargai, Karena Yang Baik dan Tulus Belum Tentu Datang Dua Kali

  • Bagikan
Yang Tulus Mencintaimu
Yang Tulus Mencintaimu

Keberuntungan dalam hidup itu termasuk misteri yang sulit terpecahkan. Kamu tak tahu apakah dia yang benar-benar kamu percaya sekarang tak akan pernah mengkhianati. Dia yang kamu benci, mungkin saja akan menjadi penolongmu suatu hari nanti.

Karena itu, sejak kecil, kamu dan aku serta kita semua selalu diajarkan untuk menghargai setiap orang yang ada di sekitar. Tanpa memandang siapa dirinya, latar belakangnya hingga maksud juga tujuannya hadir dalam hidupmu.

Tetap, belajarlah menghargai. Belajarlah untuk menjadi lebih baik dan memberi kebaikan pada setiap orang. Belajarlah berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.

Karena jika ada yang tulus dan baik datang padamu, tapi kamu sia-siakan. Belum tentu kamu akan menemukannya lagi.

Hal itu bukan karena stok orang baik itu habis, tapi Tuhan yang tak ingin ada orang tulus yang kamu sakiti lagi.

Baca Rekomendasi :   Yang Pantas Kita Cintai Adalah Mereka yang Bisa Menghargai. Setuju?

1. Belajarlah Menghargai, Karena Kamupun Ingin Dihargai Oleh Orang Lain, Bukan?

Yang Tulus Mencintaimu Akan Takut Kehilanganmu
Yang Tulus Mencintaimu Akan Takut Kehilanganmu

Jika kamu memberikan kebaikan pada seseorang, tapi diremehkan begitu saja atau dibalas dengan keburukan. Bagaimana perasaanmu? Kesal, Marah dan Menyesal karena pernah berbuat baik pada orang itu ‘kan?

Karenanya, setiap orang yang hadir, tanpa melihat tampilan fisiknya, status sosial maupun harta kekayaannya. Cobalah untuk tetap menghargainya sebaik mungkin. Dengan begitu kamu menunjukkan nilai dan akhlak yang kamu punya.

2. Apalagi Bagi Mereka Yang Sudah Terbukti Tulus dan Baik. Jangan Jadi Bodoh Dengan Menyia-Nyiakan.

Mungkin tujuanmu dalam menjalin hubungan bukanlah mencapai bahagia atau samawa. Tapi untuk uji nyali dan menunjukkan kebodohan. Karena itu, kamu menyia-nyiakan yang tulus dan baik yang sudah terbukti selalu ada untukmu selama ini.

Baca Rekomendasi :   Jangan Tinggalkan Sahabatmu Saat Nanti Kamu Memiliki Pasangan

Bukan, Bukan mereka yang akan rugi, ketika menyerah dan akhirnya pergi. Justru, kamulah yang akan menyesal dan menangisi kebodohanmu nantinya. Saat sadar tak ada yang lebih baik dari mereka yang kamu sia-siakan.

3. Karena Yang Baik Dan Tulus Belum Tentu Hadir Untuk Kedua Kali. Bukan Karena Stok Orang Tulus Habis, Karena Tuhan Terlalu Sayang Jika Hanya Untuk Kamu Sakiti.

Cinta Tulusmu Disia-Siakan
Cinta Tulusmu Disia-Siakan dok isntagram@dany_asaljepret

Kamu sudah diberikan kesempatan untuk bertemu orang yang baik, tulus dan menerima kamu apa adanya. Namun, bukannya menghargainya. Justru kamu sia-siakan dia, juga kesempatan itu.

Karena itu Tuhan terlalu sayang pada mereka yang tulus jika hanya dipertemukan dengan orang tak baik sepertimu. Sehingga kamu tak lagi menemukan orang yang tulus, sebaliknya kamulah yang akan disia-siakan dan tak dihargai.

Baca Rekomendasi :   Pengkhianatan Sungguh Menyakitkan, Mengikhlaskannya Adalah Solusi Terbaik

4. Hingga, Tinggal Penyesalan Yang Akan Kamu Rasa, Saat Sendirian dan Terlambat Memperbaiki Keadaan. Karena itu, Belajarlah Menghargai Sebelum Menyesalinya.

Apa yang salah dengan hubungan yang bahagia, anak-anak dan keluarga yang sejahtera serta pasangan yang menerima kamu apa adanya. Hingga kamu nekat untuk menyia-nyiakan mereka untuk mengejar nafsumu semata.

Khilaf? Ck. bukanlah pembenaran, ketika perbuatan burukmu kamu lakukan dalam keadaan sadar dan berulang kali.

Jadi jangan salahkah jika mereka pergi karena lelah tak kamu hargai. Jangan salahkan takdir ketika kamu tak punya kesempatan memperbaiki keadaan. Jangan salahkan pula, saat pengganti mereka tak lebih baik dan justru menyia-nyiakan kamu.

Apa yang kamu tabur itulah yang kamu tuai. Dan saat kamu menyia-nyiakan, kamu pasti berakhir dengan disia-siakan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page