6 Kalimat yang Dilarang Diucapkan di Kantor Agar Terhindar Masalah

  • Bagikan
Kerja Bukan Melulu Soal Uang
Kerja Bukan Melulu Soal Uang via academicindonesia.com

Dunia kerja itu faktanya tidak semudah yang dulu pernah kamu bayangkan saat menempuh bangku pendidikan. Kamu tidak akan mendapatkan toleransi saat lagi-lagi melakukan kesalahan dan akan menerima tindakan yang tegas.

Belum lagi, kamu dituntut untuk selalu siap, tangkas, kreatif, inisiatif dan pastinya tidak cengeng saat bekerja dan menghadapi masalah baik dari internal ataupun eksternal.

Karenanya, usahakan untuk menjadi sosok yang ber-attitude, tanggung jawab dan bisa diandalkan. Supaya masa depan karir dan pekerjaanmu juga lebih bagus kedepannya. Selain itu, hindari untuk membuat masalah. Salah satunya dengan tidak mengucapkan 6 hal ini.

1. Meski Kamu Fresh Graduate dan Pemula. Jangan Jadikan Alasan Buat Tidak Tahu Akan Suatu Masalah.

Bekerja Keraslah Untuk Keluarga
Bekerja Keraslah Untuk Keluarga

“Eh, sorry mas, saya juga baru tahu. Soalnya saya baru mulai kerja di sini.”

Meski kamu pemula dan fresh graduate dengan belum banyaknya pengalaman kerja yang kamu dapatkan. Jangan jadikan alasan itu saat kamu melakukan kesalahan-kesalahan yang berbeda.

Akan lebih baik kamu menanyakan dahulu, sebelum mengambil tanggung jawab dalam suatu pekerjaan atau diperintah. Itu lebih baik, daripada menunggu membuat kesalahan dan mendapatkan teguran. Lagipula, jika kebetulan bos kamu killer, kamu masih mempunyai banyak opsi lainnya untuk belajar dan mencari tahu.

Baca Rekomendasi :   Jangan Mengeluh! 4 Hambatan Karyawan Baru Dalam Dunia Kerja

2. Up-to-date Setiap Informasi Yang Kamu Terima Di Kantor. Jangan Menunggu Dapat Share Informasi dari Teman

Pekerjaan Pertama
Pekerjaan Pertama

“Ou ada informasi itu, ya? Kok aku g tau, sih? kayaknya kemarin nggak kebaca. Maaf, ya.”

Bolehlah kamu menghindari jika informasi yang kamu dapatkan itu tidak penting atau seputar ghibah. Tapi, jika informasi soal kerjaan baru, meeting atau hal lainnya usahakan untuk selalu up-to-date.

Apalagi, jika sebenarnya informasi itu dibagikan atau di share serentak ke semua teman. Jangan jadi pemalas dan lalai. Apalagi jika kamu harus mempersiapkan segala hal.

3. Meminta Bantuan Rekan Kerja Boleh-Boleh Saja Saat Mengerjakan Tugas Atau Laporan. Tapi Belajar Sendiri Lalu Dikoreksi Bersama Itu Lebih Baik

Kerja Bukan Melulu Soal Uang
Kerja Bukan Melulu Soal Uang via academicindonesia.com

“Boleh dong aku ngintip laporan kamu kemarin. Bingung ini, ya apa bikin strukturnya,”

Jangan jadikan kebiasaan untuk mencontek laporan teman saat kamu bingung membuat laporan, review atau lainnya sebagaimana dengan kerjaan yang kamu dapatkan. Usahakan untuk belajar sendiri dan mencari caranya sendiri.

Baca Rekomendasi :   Bukan Cuma Modal Bahenol, Ini 3 Tips Membuat Lelaki Jatuh Cinta Padamu

Baru setelahnya kamu bisa mengajak teman untuk mengoreksi hasil laporanmu bersama teman sebelum dikumpulkan pada bos. Hal ini agar kamu tidak terbiasa mengandalkan orang lain atau menganggu pekerjaan mereka.

4. Jangan Menunggu Diajak Untuk Mengerjakan Tugas. Jika Perlu, Kamu Menawarkan Dirimu Sendiri

“Meeting kali ini aku gak diajak nih. Ya udah deh, enak malah, bisa enjoy di rumah”

Saat kamu tidak diajak pada suatu pekerjaan, meeting atau rencana kerja Justru jangan merasa baik-baik saja atau santai saja. Sebab ketidak ikutsertaan kamu itu bisa menjadi tanda bahwa nilai kamu cukup buruk di hadapan atasan.

Sebisa mungkin, kamu harus menunjukkan peforma kamu. Jika perlu kamu yang menawarkan diri untuk ikut dalam suatu tugas. Percaya deh, saat kamu berhasil justru bos akan memberikan nilai plus dan bonus.

5. Bekerja Itu Bukan Lebih Banyak Berbicara Atau Menggerutu Tapi Lebih Banyak Beraksi dan Menunjukkan Hasil

“Tugas belum selesai, ditambah lagi, ditambah lagi. Gila, males deh aku. Apalagi tadi bos blablabla …”

Saat bekerja hindari banyak omong dan menggerutu. Lebih baik fokus saja menyelesaikan pekerjaanmu dan tunjukkan hasil terbaik yang kamu miliki.

Baca Rekomendasi :   5 Cara Melatih Hati Agar Tidak Mudah Emosi dan Sering Mengeluh

Justru jika kamu semakin banyak menggerutu maka itu akan menjadi nilai minus. Selain itu, pekerjaan bukannya akan semakin membaik, bisa jadi tambah lebih buruk. Otomatis omelan yang kamu terima juga lebih banyak.

6. Jangan Pernah Menyepelekan Senior Atau Rekan Kerja

“Lho yang gaji kan bukan dia. Ngapain juga ngikuti omongannya.”

Bekerja itu bukan hanya individual, tapi juga dibutuhkan kerjasama tim yang solid. Karena itu, terkadang di tempat kerja kamu akan menemukan rekan atau senior yang seolah mem-bossy (berlagak seperti bos). Padahal dia hanya sedang memberikan arahan agar hasil dari divisi kalian benar-benar bagus dan memuaskan.

Jadi, jangan berburuk sangka dan menyepelekan orang lain. Selama instruksi yang diberikan bagus dan masuk akal. Tidak ada masalah untuk mengikuti. Karena siapa tahu, dia memang sudah cukup berpengalaman.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page