Pahami 5 Hal Ini Agar Kamu Mengerti Hidup Terlalu Berharga Jika Hanya Mengurus Soal Cinta Saja

  • Bagikan
Hidup Terlalu Berharga
Hidup Terlalu Berharga

“Hargai hidupmu dengan menjadi lebih baik dan mencintai diri sendiri. Hubungan hanyalah salah satu pelengkap kebahagiaan yang Tuhan berikan”

Memperoleh pasangan yang tepat dan membangun rumah tangga yang samawa bersama dirinya hingga akhir, memang perlu kamu perjuangkan. Tapi jangan sampai urusan cinta dan jodoh itu membuatmu lupa untuk bahagia dan mensyukuri kebahagiaan lainnya.

Cinta memang penting, tapi bukan menjadi prioritas hidup yang paling utama. Sehingga jangan sampai lupa untuk memprioritaskan urusan lainnya. Apalagi sekarang kamu masih single atau belum terikat dalam hubungan yang syah.

Lebih baik pahami 5 hal ini, agar kamu mengerti hidup ini berarti, sedang cinta hanya pelengkap kebahagiaanmu saja. Bahkan kamu tetap bisa bahagia meski masih sendiri dan belum menemukan seseorang yang tepat.

1. Cinta Kekasih Yang Jadi Sumber Kebahagiaan Hanya Satu. Sedang Lainnya Jadi Pelajaran.

Hidup Terlalu Berharga
Hidup Terlalu Berharga

Pahamilah kamu baru bisa merasakan kebahagiaan dari cinta kekasih itu hanya dengan orang yang tepat. Tapi, alih-alih menemukan seseorang yang terbaik itu, kamu justru lebih banyak mendapatkan pelajaran agar bisa memantaskan diri terlebih dahulu.

Baca Rekomendasi :   Setiap Orang Mempunyai Cara Terbaik Untuk Melakukan yang Terbaik

Sehingga sebelum bahagia dengan kisah cintamu. Akan ada luka, air mata, kesedihan, pengkhianatan dan kecewa yang mungkin kamu dapatkan. Jadi daripada mengisi waktu penantianmu dengan luka. Kenapa tidak mengisinya dengan banyak kebahagiaan meski masih single?

2. Banyak Kebahagiaan Lain Yang Harusnya Lebih Kamu Utamakan Daripada Urusan Cinta.

Kisah Cintaku Tak Menyedihkan
Kisah Cintaku Tak Menyedihkan

Hidup ini terlalu berharga jika hanya melulu soal cinta yang kamu pikirkan. Kamu punya waktu 24 jam sama seperti orang lain, punya kesehatan dan tenaga, punya masa depan, dan cinta tulus dari orang-orang terdekat.

Jika ingin bahagia, tak perlulah dengan jatuh cinta pada orang yang belum tentu tepat. Raih mimpimu, bahagiakan orang tuamu, bersenang senang dengan kawanmu dan jadi lebih bermanfaat untuk banyak orang bisa kamu lakukan.

3. Kamu Tidak Akan Mendapatkan Seseorang Yang Tepat, Sebelum Tuhan Bilang “Pantas”.

Semoga Dia Yang Jadi Terakhir
Semoga Dia Yang Jadi Terakhir

Mau kamu nangis guling-guling, bergalau ria berhari hari, atau sampai melakukan perbuatan ekstrem untuk mengancam Tuhan, misalnya. Tetap saja, jika memang belum jodoh maka belum dipertemukan dengan yang tepat.

Baca Rekomendasi :   5 Cara Untuk Menghindari Terus-Menerus Mencintai Pekerjaanmu

Kamu tidak bisa menjudge dirimu sudah pantas, karena kepantasan itu hanya Tuhan yang tahu. Kamu tidak bisa menuntut Tuhan untuk dipertemukan, karena bisa saja kamu malah bertemu dengan orang yang salah. Karenanya daripada menghabiskan waktumu untuk berdemo pada Tuhan soal jodoh. Lebih gunakan waktumu lebih banyak untuk memantaskan diri. Supaya cepat dinilai ‘pantas’ oleh Tuhan.

4. Pahamilah Membangun Cinta Itu Bukan Hanya Dengan Sayang dan Nyaman. Tapi Dengan Banyak Persiapan Yang Matang

Jika kamu memang ingin membangun cinta dan hubungan. Maka banyak yang harus kamu persiapkan. Minimal sudah ada 3 hal, mental, materi dan ilmu yang harus kamu terapkan.

Mental karena setelah menikah, akan ada tanggung jawab dan beban yang harus kamu pikul. Materi, karena meski uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang, contoh buat mahar, resepsi, hingga kehidupan setelah menikah. Ilmu, karena berkaitan dengan tanggung jawab yang harus kamu pikul, kamu harus mengerti adab berumah tangga serta kewajiban serta hak yang kamu dapatkan.

Baca Rekomendasi :   7 Hal yang Harus Kamu Terapkan Untuk Meningkatkan Minat Baca

Jadi pahamilah, cinta itu bukan hanya butuh sayang dan nyaman. Tapi juga perjuangan, pengorbanan, keikhlasan dan saling menuntun satu sama lain.

5. Ingat Ada Banyak Mimpi Yang Harus Kamu Raih Dan Pikirkan Selain Cinta

Meski mimpimu adalah bisa nikah muda. Tetap poin 1-4 tetap harus kamu penuhi terlebih dahulu. Jadi, kalau Tuhan belum bilang ‘pantas’ sulit jika kamu ingin menikah di usia yang kamu inginkan.

Setidaknya, jika memang mimpimu ingin segera menikah maka segera penuhi persiapannya. Bisa juga dengan ikut komunitas ta’aruf atau minta bantuan orang yang dihormati agar mendapatkan jodoh.

Namun, jika mimpimu adalah hal lainnya, misal ingin meraih sukses atau mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan. Maka selagi masih sendiri, usahakanlah semaksimal mungkin. Lagipula itu bisa menjadi poin plus kamu memperoleh jodoh terbaikmu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page