5 Filosofi Sepatu Bagi Rumah Tangga Yang Langgeng Dan Bahagia

  • Bagikan
Filosofi Sepatu Bagi Rumah Tangga
Filosofi Sepatu Bagi Rumah Tangga

Sebenarnya ada banyak hal dalam hidup yang bisa diambil hikmahnya. Mulai dari hal yang rumit bahkan yang terlihat sepele sekalipun. Misalnya saja, sepasang sepatu atau sandal yang sudah kamu kenal sejak kecil.

Dari benda itu, kamu bisa belajar arti kesetiaan serta bagaimana menjaga hubungan agar tetap langgeng dan bahagia. Setidaknya ada 5 Filosofi dari sepatu yang bisa kamu jadikan patokan agar hubungan yang kamu jalani langgeng, awet dan bahagia hingga akhir.

1. Sepatu Tak Pernak Kompak Saat Berjalan, Namun Tujuannya Selalu Sama.

Filosofi Sepatu Bagi Rumah Tangga
Filosofi Sepatu Bagi Rumah Tangga

Dalam rumah tangga sangat mungkin kamu menemukan banyak perbedaan dengan pasanganmu. Bahkan kekurangan atau kelemahan dirinya yang membuat kamu jengkel atau kecewa.

Namun sama seperti sepatu yang tak pernah kompak. Walau ada perbedaan diantara kamu dan pasanganmu. Tujuan hubungan kalian tetap sama, yaitu menjadi keluarga yang bahagia, samawa dan ahlul jannah nantinya.

Baca Rekomendasi :   Susah Bertemu Dengan Jodoh, Benarkah Bisa Dihalangi Oleh Jin?

Karena itu, meski seringkali tidak kompak. Sama sekali tidak menjadi masalah untuk tetap meraih apa yang keluarga kalian impikan.

2. Sepatu Tidak Pernah Ganti Pasangan Meski Telah Usang dan Termakan Usia.

Mike D. Angelo
Mike D. Angelo

Sepatu itu akan tetap bersama sampai tua atau sudah tidak digunakan lagi. Biarlah mereka hanya disimpan di gudang. Namun, keduanya akan selalu bersama.

Sama seperti walau sekarang pasanganmu sudah menua, tak lagi fit seperti dulu, tak lagi secantik/tampan dulu, namun kalian berdua tetap bersama sampai akhir. Sebab kalian saling melengkapi, menjaga dan menguatkan satu sama lain.

3. Sepatu Itu Jika Salah Satunya Ada Yang Rusak Atau Sakit. Bukan Sibuk Cari Yang Lain. Tapi Setia Menunggu Di Perbaiki

Misal deh, kamu punya sepatu yang salah satunya sudah jebol. Apakah kamu akan membeli sepatu lain hanya sebelah saja untuk mengganti yang jebol? Tidak ‘kan? Pasti kamu mengganti langsung sepasang, atau memperbaiki yang rusak untuk dipasangkan kembali jika sudah sehat.

Baca Rekomendasi :   6 Alasan Kenapa Cowok Cuek Itu Lebih Layak Dipertahankan di Zaman Sekarang

Sama seperti itu pula dalam hubungan. Saat pasanganmu sakit atau dalam keadaan yang paling susah. Maka tetap bersabarlah dalam menemani dan merawatnya sepenuh hati. Percayalah akan ada saatnya pasanganmu maju, fit dan sehat kembali.

4. Sepatu Itu Saat Yang Sebelah Hilang, Maka Dia Merasa Sudah Tidak Punya Arti

Saat sebelah sepatumu menghilang. Pasti kamu ingin membuang atau menyimpan yang lainnya dan meminta sepatu baru. Meski sepatu yang lama masih bagus, namun jika sebelahnya hilang. Maka tetap tidak ada artinya lagi.

Sama seperti itu pula, kamu dan pasanganmu. Saat salah satunya pergi. Perasaan sedih dan ikatan batin yang kuat. Membuat kamu tidak bisa lama-lama jauh dirinya. Karena itu ada banyak kisah yang memilih untuk tetap sendiri atau menyusul pasangan di waktu yang tidak jauh saat kehilangan dirinya.

Baca Rekomendasi :   Aku Terperangkap di Antara Kamu, Hujan dan Kenangan di Bulan November

5. Meski Tidak Pernah Ganti Posisi. Sepatu Akan Saling Melengkapi

Sepatu kiri akan tetap berada di kiri, begitupun yang di kanan akan tetap berada di kanan. Tapi keduanya, saling melengkapi satu sama lain.

Itu juga berarti setelah menjalin hubungan, kamu dan pasanganmu bekerja sama dan punya tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri. Misal wanita fokus pada rumah tangga, sedang pria fokus mencari nafkah. Nah, meskipun tugas mereka berbeda.

Namun tetap saling melengkapi dan membuat nyaman satu sama lain. Misal suami yang tak sungkan membantu istrinya di rumah. Istri yang dengan kecerdasan, doa dan kesiapannya membantu suami siap bekerja juga mencari nafkah.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page