7 Hikmah Dari Kehilangan Dan Rasa Sakit Yang Kamu Rasakan, Jadi Tetap Bersabarlah

  • Bagikan
Takut Kehilangan
Takut Kehilangan

Hidup ini tak akan lepas dari ujian dan masalah. Sebab memang ada hikmah dan pelajaran yang bisa kamu dapatkan dari masalah juga ujian itu.

Karenanya, saat kamu sedanv menghadapi semuanya. Tetap bersabarlah. Berusahalah untuk ikhlas dan sandarkan pada Tuhan segalanya. Ditambah lagi, supaya hatimu jauh lebih tenang dan tegar. Maka tak lupa renungkah 7 Hikmah dari kehilangan serta rasa sakit itu.

1. Kehilangan Mengajarimu Untuk Jadi Insan Yang Lebih Menghargai

“Seperti ketika kamu merasakan kehilangan, agar kamu lebih menghargai keberadaan”

Sadar atau tidak tapi banyak sekali hal dalam hidupmu yang luput untuk kamu hargai dan syukuri. Seperti udara yang kamu hirup, atau matahari yang masih bersinar begitu indah di atas kepalamu. Sehingga saat kamu kehilangannya atau sakit. Kamu baru sadar nikmat sehat dan oksigen yang selama ini kamu terima.

Selain itu, yang paling sering adalah kamu lupa untuk menghargai ketulusan dan perjuangan orang-orang di sekitarmu. Mulai dari orang tua, teman atau orang lainnya. Karena itu, kamu diberikan ujian kehilangan, agar kamu tahu sakitnya saat diabaikan dan sadar untuk lebih menghargai mereka yang terbukti tulus selama ini.

Baca Rekomendasi :   Percayalah, Allah Selalu Berpihak Kepada Orang-Orang yang Sabar

2. Rasa Sakit Itu Akan Membuat Kamu Lebih Semangat Untuk Membuktikan Diri dan Menjadi Lebih Baik

Misalnya saja saat kamu menerima bullyan dari seseorang, maka kamu ingin menunjukkan pada dirinya kalau kamu bisa menjadi lebih baik. Sama seperti kamu disakiti, dikecewakan dan ditinggalkan, maka balas dendam terbaik adalah dengan membuktikan diri.

Karena itu, salah satu hikmah dari rasa sakit itu adalah kamu bisa belajar, intropeksi diri dan fokus memperbaiki diri. Sehingga kamu bisa jadi lebih baik dan dewasa daripada sebelumnya.

3. Kehilangan dan Rasa Sakit Adalah Perlindungan Tuhan Dari Hal Yang Belum Kamu Ketahui

Tuhan Maha Mengetahui segalanya termasuk masa depanmu yang masih jadi misteri buatmu. Karena itu, kamu mendapatkan rasa sakit dan kehilangan. Sebab Tuhan tahu itu memang yang terbaik.

Sehingga rasa sakit itu, justru menjadi perlindungan dari sesuatu yang lebih buruk di masa depan nanti. Misal, kamu dekat dengan seseorang dan berencana untuk menikah. Namun satu waktu kamu tahu dia pengkhianat dan memilih untuk pergi dari hidupmu.

Saat itu, Tuhan sebenarnya sedang melindungimu dengan menunjukkan pengkhianatannya. Sehingga sebelum kamu terjebak dalam hubungan yang lebih rumit, kamu bisa terbebas dan mendapatkan yang lebih baik.

Baca Rekomendasi :   Istri Sebaiknya Memiliki Penghasilan Sendiri, Agar Saat Suami "Meninggalkan" Hidup Tetap Sejahtera

4. Dari Luka Itu Kamu Belajar Bersabar dan Memaafkan. Dari Sabar Itu Kamu Akan Mendapatkan Banyak Kebaikan

Ketika kamu mendapatkan masalah dan ujian. Maka cara terbaik menghadapinya adalah dengan bersabar dan belajar untuk ikhlas. Kamu diajari untuk bisa mengontrol diri juga emosi. Kamu diajari untuk memaafkan dan mendamaikan hatimu sendiri.

Sehingga setelah move on, maka kamu akan menemukan banyak kebaikan yang selama ini kamu nanti. Jadi tetap bersabarlah dan yakin kesabaranmu akan menjadi keberkahan untuk hidupmu.

5. Sudah Berjuang Tapi Ternyata Disia-Siakan. Bisa Jadi Pelajaran Untukmu Untuk Lebih Banyak Mencintai Dirimu Sendiri

Saat kamu sudah berjuang selama ini dan berusaha bertahan sepenuh hati, tapi nyatanya harus tetap berpisah dari dia. Maka belajarlah untuk merelakan. Setidaknya kamu tahu dia bukan orang yang pantas untuk diperjuangkan. Dan kamu sadar jika selama ini terlalu mencintai dirinya berlebihan sampai lupa untuk mencintai diri sendiri.

Baca Rekomendasi :   Pada Akhirnya Janji-Janji yang Tertulis Akan Kalah Dengan Bukti-Bukti Tertulus

Karena itu, ketika kamu sedang menyembuhkan hati. Tak lupa untuk fokus membahagiakan dan mencintai dirimu sendiri. Supaya kamu tahu hidupmu berharga dan pantas untuk mendapatkan yang terbaik

6. Luka Itu Membuatmu Tahu Bahwa Jika Mencintai Manusia Itu Sewajarnya, Tapi Tiada Batasnya Dalam Menggantungkan Hidup Pada Tuhan

Seharusnya setelah luka dan kehilangan yang kamu rasakan. Kamu jadi lebih tahu untuk mencintai manusia sewajarnya dan selayaknya saja. Tidak perlu sampai menyakiti dirimu sendiri atau membiarkan kamu terdzalimi.

Selebihnya, berharap dan gantungkan hidupmu tiada batasnya pada Tuhan. Sehingga apapun yang terjadi. Percayalah, segalanya akan tetap baik-baik saja.

7. Kekecewaan Dan Sakit Hati Itu, Karena Tuhan Sudah Menyiapkan Yang Lebih Baik Untukmu

Bukan kamu yang salah dalam mencintai, hanya saja dia memang bukan orang yang tepat dan jodoh terbaikmu. Karena itu, kalian berpisah dan kamu harus merasakan kehilangan.

Namun, selalu yakin bahwa setelah kehilangan itu kamu pasti bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik. Seperti usahamu dalam memperbaiki diri, maka selanjutnya dia tidak akan membuatmu kecewa dan membahagiakan hingga akhir.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page