Menikah Itu Takdir, Tapi Jadi Setia Itu Pilihan

  • Bagikan
Terlambat menikah
Terlambat menikah

Siapa yang akan menjadi jodohmu memang hanya Tuhan yang tahu. Bisa jadi, seseorang yang bukan kamu harapkan atau dia yang tiba-tiba hadir dan belum kamu kenal sepenuhnya.

Namun, entah bagaimana seolah jalan takdir menyatukan kalian dan mau tidak mau kamu harus menikah serta menerima pasanganmu apa adanya.

Namun, menjadi setia dan berkomitmen dalam hubungan itu pilihan. Kamu bisa saja memilih untuk jadi orang yang tidak setia pada pasanganmu atau memilih untuk belajar berkomitmen menerima dia sebagai pilihan Tuhan untukmu.

Hanya saja apapun pilihanmu tentu saja ada konsekuensi yang akan kamu terima, apalagi jika sampai tak setia dan menyakiti hati seseorang.

1. Menikah Itu Takdir, Karena Bisa Saja Kamu Menikah Dengan Seseorang Yang Belum Kamu Cintai

Semua orang termasuk kamu pasti berharap akan berakhir dan menikah dengan seseorang yang selama ini kamu cintai. Dia yang berhasil mencuri hati, memberikan kenyamanan dan harapan soal masa depan yang terlihat begitu indah.

Baca Rekomendasi :   Saat Merasa Bosan Dalam Hubungan, Lebih Baik Sama-Sama Kita Bicarakan

Namun, ternyata harapan hanya jadi harapan. Kalian berakhir dengan berbagai alasan yang sebagian bisa diterima akal atau tanpa alasan sekalipun. Hingga akhirnya, ternyata Tuhan memilihkan seseorang yang belum kamu cintai atau belum kamu kenal sebagai partner dalam pernikahan. Karena itulah, benar jika menikah itu takdir. Siapapun yang jadi jodoh, kita tak benar-benar mengetahuinya.

2. Namun, Meski Belum Mencintai dan Mengenal Pasangan. Jika Telah Menikah Ada Hak dan Kewajiban Yang Harus Tetap Dijalankan. Salah Satunya Setia

Faktanya kalian sudah menikah, sudah terikat dalam suatu hubungan suci atas nama Tuhan dihadapan seluruh keluarga. Jadi meski rasa cinta itu belum sepenuhnya hadir, kamu tetap mempunyai hak dan tanggung jawab yang harus dikerjakan dengan baik.

Mulai dari belajar menerima pasangan sepenuhnya, melayani dan membersamainya sebagaimana pasangan suami istri, dan sama-sama saling membimbing untuk mencapai keluarga yang SAMAWA. Yakin! cinta itu juga akan muncul bersama dengan waktu. Karena kamu akan sadar, bahwa dia memang jodoh terbaik buatmu.

Baca Rekomendasi :   Lelaki yang Baik Memberimu Cinta yang Baik dan Menjadikanmu Menjadi Lebih Baik

3. Sedang Setia Itu Pilihan. Namun, Jangan Pernah Memilih Untuk Tidak Setia. Karena Kamu Hanya Akan Menyesalinya

Hanya karena alasan belum cinta, belum move on dari mantan atau belum bisa menerima pasangan sepenuhnya. Bukan berarti, kamu berpikir untuk tidak setia pada dia yang sudah kamu janjikan bahagia di hadapan Tuhan.

Ingatlah, dia adalah jodohmu dan pilihan Tuhan untukmu. Bagaimanapun awalnya kalian dipersatukan, namun tetap saja akhirnya dialah yang terpilih dari sekian banyak yang mendekati. Karena itu tetaplah setia. Karena sungguh jika kamu memilih untuk jadi orang yang tak setia. Maka kamu akan begitu menyesalinya nanti.

4. Meski Setia Adalah Pilihan. Tapi Pertanggung Jawabannya Nanti Juga Sangat Berat.

Jadi setia adalah pilihan. Namun, karena di awal pernikahan kamu sudah berjanji untuk membahagiakan pasanganmu lahir dan batin, maka kesetiaan itu sudah berubah menjadi janji, harga diri, dan tanggung jawab.

Baca Rekomendasi :   Perlakukan Perempuan Dengan Sepenuh Cinta, Karena Dia Adalah Nadi dan Jantungnya Keluarga

Sebab, kebahagiaan setiap pasangan yang berumah tangga, salah satunya adalah memiliki pasangan yang setia. Dan jika kamu tak setia dan membuat pasanganmu bersedih. Maka pastilah, kamu akan mendapatkan balasan yang menyakitkan pula.

5. Sebab Setia Adalah Landasan Dalam Membangun Rumah Tangga yang SAMAWA. Dan Hanya Orang-Orang Yang Merugi Yang Memilih Untuk Tidak Setia

Jelas orang yang tidak bisa setia pada pasangannya akan merugi. Mulai dari kehilangan pasangan yang tulus dan menyakiti anak-anak yang lucu. Selain itu, dia pun akan mendapatkan balasan atas ketidaksetiaannya, yaitu dengan dikhianati pula suatu hari nanti.

Karenanya, jangan jadi orang yang merugi karena tidak setia. Siapapun yang jadi jodoh dan pasangan hidupmu. Terimalah dan tetaplah setia pada dirinya. Pasti kerelaan hati dan kesabaranmu menerima kurang lebih pasangan akan membawa kebaikan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page