Jika Dulu Aku Sering Menanyakan Alasan Kepergianmu, Kini Aku Rasa Kita Hanya Tak Jodoh Saja

  • Bagikan
Aku Rasa Kita Hanya Tak Jodoh Saja
Aku Rasa Kita Hanya Tak Jodoh Saja

Untuk kamu yang dulu pernah singgah dan membuatku sempat berharap hadirmu adalah yang terakhir untukku. Kini, aku sungguh sudah baik-baik saja tanpamu.

Dulu, saat rasa sakit dan kecewa itu masih begitu terasa. Aku sering menanyakan, kenapa kamu memilih pergi dari hidupku dan mengkhianati hubungan serta kepercayaan yang telah diberikan.

Aku sering bertanya, hingga mengira-ngira jawabannya, sekedar untuk menyenangkan hati yang terluka saja.

Namun, setelah kini move on dan bahagia dengan hidupku. Aku rasa memang kita bukan jodoh saja. Kamu memang bukan yang terbaik untukku apapun alasanmu pergi. Apalagi sekarang aku sudah memiliki dia yang terbaik sebagai jodoh yang selama ini kunanti.

1. Dulu Aku Begitu Sakit Hati Saat Kamu Pergi Tanpa Kejelasan. Jadi, Maaf Jika Aku Sempat Berpraduga Buruk Tentang Kamu.

Aku Rasa Kita Hanya Tak Jodoh Saja
Aku Rasa Kita Hanya Tak Jodoh Saja

Katakan padaku, siapa yang tidak akan kecewa saat hubungan yang dijalani, yang masih terlihat baik-baik saja dan harmonis. Tiba-tiba terputus ditengah jalan.

Mau dipikirkan berapa kalipun, aku tidak menemukan alasan untuk sebuah perpisahan yang menyakitkan. Kamu dengan tiba-tiba sudah menggandeng orang lain dan memilih untuk hidup bersamanya.

Baca Rekomendasi :   Sembuhkan Diri Dengan Berhenti Peduli Pada Dia Yang Menyakitimu

Tentu saja, saat itu aku tidak bisa berpikir jernih. Bagiku, kamu sedang melakukan pengkhianatan yang sangat fatal. Pantas jika aku sampai berpraduga yang buruk soal kamu dan dia. Bahkan karena itu aku sulit untuk move on dan menemukan kebahagiaan baru. Sebab masih merasa perlakuanmu padaku sangatlah tidak adil.

2. Dulu, Aku Sangat Ingin Bertemu Denganmu. Sekedar Untuk Bertanya Kenapa Kamu Mengkhianati Hubungan Kita Dengan Seburuk Itu.

Meski Tak Sedang Bahagia
Meski Tak Sedang Bahagia

Dulu, memang aku masih berusaha untuk menghubungi dan ingin bertemu denganmu. Aku hanya ingin tahu apa salahku atau apa yang salah dalam hubungan kita.

Aku ingin bertanya kenapa kamu mengkhianati kepercayaan yang kuberikan dengan seburuk itu, kenapa kamu memilihnya, sudah sejauh manakah hubungan kalian saat kita masih bersama dan pertanyaan lainnya yang menggebu dalam hati dan pikiran.

Meski aku tahu, walau mendapatkan jawabannya pun. Tidak akan membuat hubungan kita membaik kembali atau bisa saja membuatku lebih terluka. Saat itu, aku hanya ingin tahu dan langsung ingin mendengarkan penjelasannya darimu.

3. Tapi Mungkin Itulah Cara Tuhan Supaya Aku Tak Lagi Semakin Terluka. Kita Tak Lagi Dipertemukan Sebanyak Apapun Usahaku.

Sayangnya bertemu kembali denganmu ibarat sebuah mimpi yang akan tidak akan terwujud. Kamu menghilang begitu saja setelah kata pisah itu terucap. Kamu tak lagi di tempat kita pernah bertemu, di tempat kita pernah menghabiskan waktu bersama atau dimanapun.

Baca Rekomendasi :   Bila Menemukan Kekurangan Pasangan, Ingatlah Dia Bukan Makhluk Sempurna

Namun, bisa saja itulah cara Tuhan agar aku benar – benar bisa move on dari kamu. Dengan tidak mempertemukan kita lagi, dengan sulitnya aku saat berusaha menghubungi kamu, dengan banyak pertemuan yang kamu janjikan, namun tak sekalipun kamu benar-benar ada di sana.

4. Jadi, Aku Berusaha Untuk Ikhlas Melepaskanmu. Kuakui Awalnya Sulit dan Butuh Waktu Yang Lama. Karena Itu Aku Bersyukur Saat Tetap Memiliki Orang-Orang Tulus Di Sisiku

Terimakasih untuk teman-temanku yang jadi tempat curhatku. Dan untuk dia yang bersabar menunggu hatiku sembuh. Terimakasih untuk orang tua, keluarga dan orang-orang tulus yang selalu ada serta menemaniku.

Sebab kuakui move on darimu memang yang paling sulit harus kulalui. Percaya bahwa kamu benar-benar telah pergi bukanlah hal yang mudah. Bahkan butuh waktu dan kesabaran bertahun-tahun untuk itu.

Baca Rekomendasi :   Percayalah Kita Akan Bahagia Dengan Cara Tidak Bersama

5. Hingga, Kini Aku Sudah Tak Lagi Berharap Bertemu Atau Ingin Tahu Jawabanmu. Bagiku Kita Memang Bukan Jodoh Saja. Karena Itu, Tuhan Memisahkan

Sungguh, kini sudah tak ada lagi tanda tanya besar itu. Kini tak ada lagi harapan untuk bertemu atau mencari tahu. Kamu mungkin sudah bahagia dengan hidupmu, begitupun aku sudah bahagia dengan kehidupan yang aku jalani.

Aku rasa kita memang bukan jodoh saja. Karena itulah Tuhan memisahkan. Walau, sehebat apapun cinta atau perjuangan yang pernah kita berikan di masa lalu.

Namun untuk terakhir kalinya, aku menyampaikan terimakasih karena kamu pernah hadir dalam hidupku. Terimakasih karena kamu sudah mengajariku banyak hal meski ada luka yang kamu torehkan. Terimakasih pada Tuhan pula karena telah memberikan yang terbaik dari banyak yang baik.

Karena bagaimanapun, tak bisa kupungkiri, bersamamu tetap pernah jadi momen yang terindah. Walau kini, aku sudah menemukan dia yang sangat baik untukku.

Semoga kamu tetap bahagia dimanapun kamu berada 🙂

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page