Daripada Adu Emosi, 6 Cara Elegan Untuk Menyelesaikan Masalah Dengan Orang Lain

  • Bagikan
Komunikasikan Berdua Ketika Ada Masalah
Komunikasikan Berdua Ketika Ada Masalah

Sebagi makhluk social, kamu pasti menjalin hubungan dengan orang lain untuk bisa bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan hidupmu. Namun, terkadang, menjalin hubungan tidak selalu mudah. Terkadang ada perdebatan dan pertengkaran, sampai salah paham dengan siapapun, termasuk orang asing ataupun orang yang paling dekat.

Nah, ada banyak cara pula untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ada yang memilih lari dari masalah, membiarkannya atau berusaha keras menyelesaikannya. Dan, jika kamu kebetulan sedang ada masalah dengan seseorang, daripada adu mulut, emosi atau otot.

Lebih baik gunakan 6 cara yang lebih elegan ini.

1. Tetap Sabar dan Tenang

Masalah atau ujian hidup baik dengan seseorang ataupun sesuatu, sebenarnya ada untuk menguji kesabaran yang kamu punya. Jika kamu mampu melewatinya maka kamu akan mendapatkan balasan kebaikan. Sebaliknya, jika gagal maka kamu akan merugi.

Oleh karena itu, saat kamu tiba-tiba mendapatkan ujian kesabaran kapanpun dan dimanapun serta dengan siapapun. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap sabar dan tenang.

Jangan biarkan amarah dan emosi menguasai diri, sebab seseorang yang sedang marah, biasanya tidak banyak memikirkan akibat dari emosi sesaat yang dia lakukan dan hanya berakhir dengan penyesalan.

Baca Rekomendasi :   Hati Yang Cantik Akan Membuat Dirimu Lebih Cantik, Percayalah!

2. Lebih Baik Jaga Jarak Dengan Orang Yang Punya Masalah Denganmu

Jaga jarak juga upaya yang baik jika kamu sedang punya masalah dengan seseorang. Hal ini bukan karena kamu ingin menghindar dari masalah itu, tapi berusaha untuk tidak membiarkan emosi menguasai saat kamu marah melihat orang tersebut.

Karena itu, dalam pertengkaran, biasanya pihak yang melerai akan berusaha menjauhkan pihak-pihak yang berseteru. Hal ini akan membantu untuk kedua belah pihak saling menenangkan diri terlebih dahulu dan mencoba berpikir lebih jernih, sembari menceritakan masalah apa yang terjadi. Siapa tahu saat itu, kamu mendapatkan solusi terbaik untuk masalahmu dengan orang lain.

3. Pikirkan Dengan Tenang Penyebab Masalah Itu Terjadi

Solusi akan bisa kamu dapatkan, saat kamu kembali memikirkan penyebab masalah itu muncul. Benarkah kamu yang benar dan dia salah atau bisa jadi kalian berdua punya andil karena sama-sama berbuat kesalahan hanya saja tidak berani untuk jujur juga mengungkapkannya.

Dengan memikirkan penyebab masalah itu terjadi dengan tenang. Maka, kamu pun tidak akan membiarkan emosi sesaat menguasai dirimu dan lebih bisa berpikir jernih. Lebih bagus lagi, jika kamu bisa menurunkan ego dan tidak merasa paling benar saat tiba-tiba punya masalah dengan orang lain.

Baca Rekomendasi :   Selalu Semangat, Ini Dia 5 Zodiak Paling Pekerja Keras

4. Berani Jujur Pada Diri Sendiri

Salah satu ciri orang yang dewasa dan bijak adalah dia berani jujur untuk mengakui kesalahan sekaligus meminta maaf.

Saat punya masalah dengan orang lain, kamu sudah cukup dewasa atau berproses menjadi orang dewasa ‘kan? Karena itu jangan takut untuk berani jujur jika kamu punya andil kesalahan yang sampai menyebabkan perseteruan dengan seseorang.

Meski ada rasa egois ataupun pikiran negative yang membuat kamu sukar untuk jujur dan mengatakan apa adanya. Berusaha dan berani untuk jujur pada kesalahanmu akan membuat kamu merasa lebih baik.

5. Berani Meminta Maaf dan Memberi Maaf

Sebenarnya bukan masalah kamu benar atau salah. Namun, untuk menjaga kedamaian hati, akan lebih baik untuk tidak terus-terusan menyimpan atau membesar-besarkan masalah. Beranilah untuk meminta maaf, meski kamu tidak sepenuhnya salah pada orang lain.

Baca Rekomendasi :   5 Bukti Ini Menunjukkan Kamu Bahagia dan Menikmati Status Jomblo

Begitupun, berusahalah untuk memberi maaf, jika dia mengakui kesalahan ataupun masih tidak mau meminta maaf padamu.

Bagaimanapun masalah memang bisa muncul dimana saja dan kapan saja yang tidak pernah kamu duga. Jadi, anggap saja masalah itu adalah salah satu ujian kecil untuk menguji kesabaran, juga kedewasaan yang kamu punya.

6. Berani Untuk Bertanggung Jawab

Misalnya saja ada kerugian baik secara moril maupun materil dalam masalah yang sedang kamu hadapi. Maka, kamu juga harus belajar untuk berani bertanggung jawab. Meski itu baru niat sekalipun.

Memang, masalah juga akan mereda dengan sendirinya, saat kamu membiarkan atau memilih lari dari masalah tersebut. Hanya saja, hatimu akan sulit tenang dan damai. Ada perasaan mengganjal, apalagi jika dipertemukan dengan orang yang sempat punya masalah dengan dirimu sebelumnya.

Jadi belajarlah untuk bertanggung jawab. Minimal dengan meminta maaf jika kamu punya halangan untuk segera menyelesaikan masalah itu. Tapi, tetap berusahalah sepenuh hati menyelesaikannya.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page