Jangan Hanya Menyalahkan Yang Pergi, Sebelum Intropeksi Diri. Sudahkah Kamu Menghargai?

  • Bagikan
Maafkan yang Pergi dan Menyakitimu
Maafkan yang Pergi dan Menyakitimu via instagram.com @supassra_sp

Terkadang rasa sakit atas kepergiaan seseorang membuat kamu lebih banyak menyalahkan dirinya dan keadaan, daripada mau intropeksi diri. Padahal pasti ada alasan kenapa dia memilih pergi, menyerah untuk memperjuangkan kamu dan mempertahankan hubungan kalian sampai akhir.

Meski, kamu merasa dirimu sudah teramat mencintai dia sebelumnya. Benarkah cinta kamu itu sudah sehat atau justru toxic. Meski kamu sudah merasa dirimu setia, namun sudahkah kamu menghargai pasanganmu dengan tulus. Meski kamu merasa sudah ikut berjuang, namun apakah kamu lupa sering membiarkan dirinya berjuang sendiri dalam hubungan kalian.

Jadi saat seseorang pada akhirnya memilih pergi. Padahal selama ini dia menjalin hubungan yang cukup baik dan solid denganmu. Jangan hanya focus menyalahkan dirinya. Siapa tahu kamulah yang sulit menghargai kebersamaan kalian, sehingga membuat dia menyerah.

Dia Memang Salah Karena Pergi Begitu Saja. Namun, Terkadang Seseorang Juga Harus Berjuang Melepaskan Diri Saat Hubungannya Terasa Tak Sehat

Mungkin dia memang salah karena pergi begitu saja dari hidupmu. Seolah hubungan juga perjuangan kalian sebelumnya tidak ada artinya. Namun, pasti ada alasan kenapa dia memilih untuk pergi daripada mempertahankan hubungan.

Baca Rekomendasi :   Satu Permintaanku, Bersanding di Pelaminan Bersamamu

Pasti sudah ada yang menjadi pertimbangan matang bagi dirinya, hidupnya juga masa depannya. Karena itu, dia memilih untuk melepaskan dirimu.

Salah satunya, bisa jadi karena hubungan yang kalian lalui sudah tidak sehat menurutnya. Dia sudah cukup sabar menunggu kamu berubah dan mendampingi kamu untuk menjadi lebih baik bersama. Namun, kesabaran manusia itu ada batasnya. Saat hubungan tak sehat, apalagi menyiksa dirinya secara fisik maupun batin. Jangan salahkan jika akhirnya dirinya memilih pergi.

Kamu Tahu Sangat Lelah Rasanya Terus Berjuang dan Mempertahankan, Namun Tidak Dihargai Dalam Hubungan

“Jangan hanya menyalahkan mereka yang pergi, karena bertahan tanpa dihargai itu melelahkan”

Rasanya lelah, ketika memperjuangkan dan mempertahankan hubungan, namun pasangan tidak bisa menghargai dengan sebagaimana seharusnya. Padahal, hubungan dibangun, dijalani dan diperjuangkan berdua, bukan sepihak.

Walau kamu orang yang setia, kamu orang yang mau menemani dirinya, namun jika tidak tulus dan sulit diajak berjuang (dalam artian tidak ada usaha untuk menunjukkan keseriusan). Maka dia akan mempertimbangkan serta menilai, apakah hubungan layak diteruskan atau tidak.

Baca Rekomendasi :   Bunga Pernikahan Ini Menjadi Saksi, Cinta Kita Akhirnya Menjadi Cinta Suci

Meski Butuh Perjuangan dan Pengorbanan Dalam Hubungan, Pada Dasarnya, Setiap Orang Ingin Menjalin Hubungan Yang Nyaman dan Membahagiakan

Setiap orang pasti ingin bahagia dalam hubungan yang dijalani. Bahagia yang bukan terikat dari materi atau harta benda, namun bahagia secara emosional. Jadi, meski hidup sederhana, bisa saja pasangan bahagia menjalani hari-harinya bersama, sebaliknya yang bergelimang harta belum tentu bisa bahagia karena banyaknya tekanan serta ketakutan.

Walau untuk meraih bahagia dan samawa itu diperlukan banyak pengorbanan, kesabaran dan perjuangan. Asal bersama pasangan yang tepat, semuanya akan terasa lebih mudah. Jadi, saat ada yang pergi, bisa saja karena dia berpikir kamu bukanlah orang yang tepat untuk dirinya.

Karena Itu, Jangan Hanya Menyalahkan Yang Pergi. Cobalah Intropeksi Pula Dirimu Sendiri Dalam Hubungan Yang Kamu Lewati

Sudahkah kamu mencintai pasanganmu seperti dia mencintaimu? Sudahkah kamu menghargai dirinya dengan tulus saat kalian bersama, menjaga komitmen dan memperjuangkan dirinya secara layak?

Baca Rekomendasi :   Jodohku, Tak Jauh Dari Kepribadianku

Karena, jika kamu mau intropeksi diri, kegagalan dalam hubunganmu itu bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk kedepannya dan hubunganmu selanjutnya. Setidaknya saat kamu sudah berhasil move on dan mengikhlaskan kepergiaan masa lalumu, maka hubunganmu lagi bisa kamu usahakan untuk menjadi lebih baik.

Jangan Terpuruk Dalam Penyesalan. Percayalah, Selalu Ada Kesempatan Untuk Memperbaiki Diri dan Mendapatkan Yang Lebih Baik

Meski kamu pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Asal kamu terus memperbaiki diri, kesempatan untuk mendapatkan seseorang yang lebih baik tetap terbuka untuk dirimu. Karena kegagalan di masa lalu, memang hadir untuk menjadi pelajaran berharga yang akan mendewasakan.

Jadi, jika kini saat luka itu masih basah, belajarlah untuk tetap bersabar dan move on. Tak lupa intropeksi diri lebih banyak dan tetap bersemangat memulai hari. Jangan pernah terpuruk dalam penyesalan, dan jadikan semua kisah yang kamu lewati sebagai pelajaran.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page