Faktanya, Selelah Apapun Istri, Dia Tidak Akan Mengabaikan Pelayanan Pada Suami dan Anak-Anaknya

  • Bagikan
Untuk Hati Yang Lelah
Untuk Hati Yang Lelah

“Hanya pria yang tidak bersyukur, yang tidak bisa melihat perjuangan istrinya”

Jika laki-laki sering menggerutu seberapa lelah dan capek dirinya setelah mencari nafkah di luar rumah. Maka lihatlah perempuan-perempuan yang menyandang status sebagai istri dan ibu rumah tangga. Mereka yang mulai bangun tidur sampai tidurnya tidak berhenti bekerja, melayani suami dan anak, dan mengurus rumah serta keluarga. Itupun masih ditambah dengan bekerja pula, saat penghasilan suami belum bisa mencukupi kebutuhan.

Oleh sebab itu, benarlah, jika surga anak berada di telapak kaki ibunya dan doa istri adalah sumber kelancaran rezeki suami. Mereka adalah perempuan hebat, meski sangat lelah dan penat, tidak pernah mengabaikan pelayanan untuk suami dan keluarganya dengan setulus hati.

Selelah Apapun Perempuan, Setelah Menjadi Istri dan Ibu, Kebahagiaan Utamanya Adalah Memastikan Suami dan Anak-Anaknya Terurus Dengan Baik

Sebagai lelaki, apakah kamu pernah membayangkan, gadis yang dulu kamu kenal begitu pemalu, cengeng, manja dan selalu menempel padamu setiap saat itu, akan menjadi seorang wanita dewasa, mandiri, cerewet dan lebih aktif serta lincah setelah menjadi ibu rumah tangga.

Baca Rekomendasi :   Percayalah, Rindu Kita Akan Terbayar Lunas. Asalkan Kamu Setia Menungguku Pulang

Dia tidak lagi egois dan mementingkan dirinya sendiri. Bahkan bekerja lebih banyak dan keras menjalani perannya, namun selalu tampak bahagia serta baik-baik saja.

Hal itu, karena setelah menikah. Kebahagiaan wanita bukan hanya berpusat pada dirinya sendiri. Lewat peran dan tanggung jawabnya, wanita berusaha dan belajar untuk menjadi istri sekaligus ibu yang baik. bahkan lebih mementingkan kebutuhan dan kebahagiaan pasangan serta anak-anaknya, daripada diri sendiri.

Selelah Apapun Perempuan, Mereka Masih Kuat Membantu Suami Menambah Penghasilan Dengan Bekerja Baik Di Dalam Atau Di Luar Rumah

Menjadi ibu rumah tangga dengan seabreg pekerjaan saja sudah terasa sangat melelahkan. Belum lagi, -wanita-wanita yang harus ikut membanting tulang, supaya kebutuhan rumah tangga terpenuhi. Meski begitu, mereka jarang sekali menggerutu, berusaha ikhlas menjalani perannya, dan tetap menghormati serta menghargai suaminya.

Baca Rekomendasi :   Sejak Kau Memutuskan Tak Lagi Peduli, Aku Pun Memutuskan Tak Lagi Menaruh Hati

Meski beberapa wanita bisa mendapatkan rezeki lebih untuk membantunya, seperti mempunyai asisten rumah tangga atau babysitter. Lebih banyak perempuan yang mengurus semuanya sendirian, namun tetap ikhlas sepenuh hati.

Selelah Apapun Perempuan. Mereka Hanya Ingin Dihargai, Diperhatikan dan Diberikan Kasih Sayang Yang Layak dan Tulus

Sungguh perempuan-perempuan hebat yang mendedikasikan diri sebagai istri maupun ibu rumah tangga  itu, tidak minta balasan apapun. Mereka hanya ingin dihargai, diperhatikan dan diberikan kasih sayang yang layak serta tulus. Mereka hanya ingin bisa membangun rumah tangga yang samawa dan setia dengan pasangan, serta memastikan anak-anaknya tumbuh dengan baik.

Oleh karena itu, hargailah ketulusan istrimu dengan tetap setia pada dirinya dalam segala keadaan, seperti dia menerima kamu sepenuhnya pula. Hargailah perjuangannya, berikan kebahagiaan dengan selalu memberikan perhatian, bantuan dan kasih sayang, tanpa harus diminta terlebih dahulu.

Baca Rekomendasi :   Meski Urusanmu Dengan Manusia, Berharaplah Kepada Allah Agar Tak Kecewa

Selelah Apapun Perempuan, Mereka Akan Bertahan Menghadapi Segala Ujian

Meski perempuan terlahir dengan fisik yang lebih lemah dibanding pria. Namun secara tekad, perasaan dan kesabaran, wanita bisa jauh lebih hebat. Karena itu ada nasehat yang mengatakan “ujian wanita itu hadir saat suaminya tidak punya apa-apa”. Sebab di saat titik ujian terhebat itulah, wanita sanggup untuk melewatinya dengan penuh kesabaran dan ketawakkalan.

Justru kelemahan utama setiap wanita adalah saat suami atau pasangannya tidak menghargai dan tidak setia. Saat itulah, wanita baru merasa rapuh, karena suami adalah sandaran untuk istrinya.

Jadi untuk para suami, selalu setia dan hargailah istrimu. Dia adalah wanita terbaik yang kamu miliki dan belum tentu kamu dapatkan lagi. Buka mata pada segala kerja keras dan pengabdian yang dia berikan. Sehingga, kamu tidak pernah berpikir untuk menggantikan dirinya dengan wanita manapun, yang hanya terlihat lebih baik.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page