Selingkuh Itu Ada Bukan Karena Kurang Perhatian, Namun Karena Tidak Bisa Setia dan Murahan

  • Bagikan
penyebab selingkuh
penyebab selingkuh

“Jika kurang perhatian, komunikasikan atau lepaskan pasangan. Bukan mengkhianatinya dengan perselingkuhan”

Banyak orang yang berselingkuh dengan alasan kurang mendapatkan perhatian atau kenyamanan dari pasangannya. Padahal, dia sendiri tidak berusaha untuk memperbaiki keadaan, bahkan lebih banyak menyalahkan kekurangan yang dimiliki oleh pasangan.

Karena itu, benarlah! Alasan kurang perhatian itu hanya pembenaran diri sendiri saja. Pada dasarnya, dia masih membutuhkan pasangan, namun malas memperbaiki hubungan lagi. Malas untuk berusaha dan berjuang lagi.

Jika Memang Kurang Adanya Perhatian Bukan Berselingkuh, Tapi Perbaiki Dengan Komunikasi Bersama Pasangan

Jika memang merasa kurang diperhatikan dengan pasangan atau hubungan mulai terasa hambar. Maka cobalah untuk mengkomunikasikannya dengan pasangan. Sampaikan segala keluh kesahmu, unek-unek dalam hatimu dan harapan yang kamu inginkan dalam hubungan kalian.

Setidaknya, kamu berusaha untuk mengajak pasangan berbicara dan mencari solusi dari permasalahan itu bersama. Bahkan jika perlu merencanakan liburan atau kegiatan yang bisa mengembalikan keharmonisan. Intinya komunikasikan terlebih dahulu. Toh, jika hubunganmu sehat, komunikasi seharusnya intens dan terbuka satu sama lain.

Baca Rekomendasi :   Cinta Itu Dibuktikan Dengan Menemani Dalam Segala Keadaan, Setuju?

Jika Hubungan Terasa Membosankan, Jangan Berselingkuh. Cobalah Bangun Kembali Cinta Itu Agar Bersemi Lagi

Kamu bukan satu dua hari bersama pasangan. Bertahun-tahun, bahkan sudah puluhan tahun bersama. wajar, jika dalam perjalanan kalian, rasa bosan muncul. Apalagi jika ada godaan  menghampiri, membuat kamu tertantang untuk berkhianat.

Namun, jangan sampai membuat dirimu menyesal, hanya karena kesenangan sesaat. Jangan sampai kamu kehilangan orang yang berharga, karena coba-coba pada hal baru yang belum tentu lebih baik dan tulus. Ingat selalu perjuangan pasanganmu dalam menemani langkahmu selama ini.

Ingat pula ketulusan dan perjuangan yang dia persembahkan untuk dirimu. Sehingga daripada berselingkuh, saat rasa bosan muncul, kamu lebih memilih berusaha dulu, untuk membuat kenyamanan dan keharmonisan bersemi lagi.

Baca Rekomendasi :   Kamu Hanyalah Masa Lalu yang Cukup Menjadi Ceritaku Dahulu

Jika Pasangan Punya Kekurangan, Bersabarlah! Bukan Mencari Orang Lain Yang Belum Tentu Terlihat Lebih Baik

Rumah tangga itu bukan hanya butuh kepintaran dalam mengelolanya, tapi lebih banyak butuh kesabaran. Sabar menerima kurang lebih pasangan di awal menikah, termasuk saat pasangan mulai berubah.

Semisal, tubuhnya yang semakin bertambah berat badan dan kendor, wajahnya yang mulai berkeriput, bahkan sifatnya yang mungkin lebih cerewet daripada saat pertama menikah dulu.

Semua perubahan itu memang secara alamiah terjadi pada kehidupan manusia. Dan tidak hanya pasanganmu yang berubah, kamu sendiripun juga mengalami banyak perubahan, tergantung keadaan, situasi dan kedewasaan.

Jadi bukan mencari yang lebih baik, karena jelas yang berada di sisimu kini adalah yang terbaik. Hanya saja lebih bersabar dalam menerima dan mencintainya, bahkan semakin menemukan alasan kalau kamu sudah bersama orang yang tepat selama ini.

Baca Rekomendasi :   Hindari Empat Permainan Ini, Jika Ingin Pernikahan Sakinah Mawaddah wa Rahmah

Karena Jika Kamu Sampai Berselingkuh, Kamu Akan Sangat Menyesalinya dan Menanggung Penyesalan Itu Seumur Hidup

Sungguh hanya orang murahan dan tidak menghargai hubungan saja yang bisa berselingkuh dari pasangan. Apalagi, jika sudah melakukan tindakan yang terlalu jauh sampai pasangan sulit memaafkan dan memberikan kesempatan kedua.

Karena itu jangan sampai berselingkuh apapun alasannya. Jika memang hubungan sudah tidak bisa diperbaiki, melepaskan pasangan dengan baik-baik lebih terhormat daripada mengkhianatinya. Syukur, jika kamu bisa memperbaiki hubunganmu.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page