Ketika Hubungan Bertahun-tahun Berakhir Gagal, Beginilah Cara Terbaik Untuk Move On

  • Bagikan

Ketika sudah menjalin hubungan lebih dari 2-3 tahun atau 5-10 tahun dengn kekasih hati, tapi ternyata harus tetap berakhir dengan kegagalan. Pasti rasanya lebih sulit untuk move on, bahkan ada yang memutuskan untuk tidak menjalin hubungan baru lagi, baik karena trauma atau memang ada hal lain yang lebih diutamakan –misal anak.

Namun, mau bagaimana lagi. Terkadang, meski sudah ada usaha untuk memperbaiki, perpisahan bisa menjadi pilihan paling bijak dan benar. Apalagi jika hubungan itu sudah tak sehat, tak bisa membangun kepercayaan dan toxic.

Nah jika kebetulan kamu mengalami perpisahan dengan kekasih hati. Padahal kamu sudah membangun hubungan dengannya sangat lama. Cobalah cara ini untuk segera move on dan mengembalikan semangat serta gairah hidup yang sempat meredup.

1. Jangan Pernah Berpikir Untuk Bunuh Diri

Menjalin hubungan bertahun-tahun dengan pasangan, secara otomatis membuat kamu begitu percaya serta mengandalkan pasangan dalam banyak hal. Kamu tidak pernah berpikir hubungan kalian akan berakhir dan hanya kematian yang akan  memisahkan.

Karena itu, ketika takdir berkata lain. Ada beberapa penyebab yang membuat hubungan harus berakhir. Sangat mungkin, kamu tidak siap untuk itu. Tidak siap untuk berhenti berharap, sekaligus tidak tahu harus bagaimana ketika kalian berpisah nanti. Kamu tidak hanya kehilangan separuh hidup tapi juga pegangan untuk terus bertahan.

Baca Rekomendasi :   Kenapa Banyak Laki-Laki yang Modus? Kadang Tulus Memang Mengecewakan

Dalam keadaan seperti itu, pikiran bunuh diri dan menyerah sangat mendominasi juga menggoda iman. Sehingga kamu harus benar-benar menguatkan hati dan pikiran, tetap berprasangka baik dengan keadaan dan berhentilah berpikiran negative.

2. Cari Pertolongan Dan Support

Gagal setelah bertahun-tahun menjalin hubungan, rasanya akan sangat menyakitkan. Apalagi, dari hubungan itu ada tanggung jawab yang harus kamu emban dan pikirkan, misal masa depan anak-anakmu kelak.

Oleh sebab itu, ketika perpisahan harus terjadi. Hindarilah menyendiri dan hanya meratapi nasib. Segeralah cari bantuan, support, nasehat-nasehat baik, ceramah rohani yang membuat pikiranmu jauh lebih tenang dan terbuka. Bangun support system, sampaikan segala keluh kesahmu dan rasakan cinta dari orang-orang tulus lainnya di sekitarmu. Dengan bantuan dan support mereka, langkah kamu untuk tetap bertahan dan move on akan terasa lebih ringan.

3. Tutup Semua Kenangan Bersama Mantan

Bertahun-tahun bersama, tentu banyak hal yang sudah dilewati dan diperjuangkan bersama. Bukan hanya berupa kenangan, tapi juga asset yang sudah dibangun bersama selama ini.

Baca Rekomendasi :   Patah Hati Berulangkali Harusnya Membuatmu Lebih Menghargai, Bukan Malah Menyia-Nyiakan

Karena itu, akan lebih baik ketika perpisahan terjadi. Kamu move on dengan menutup dan melepaskan semua kenangan bersama mantan. Misal, menjual rumah yang kalian bangun bersama, focus membuka lembaran baru, atau menjauh serta tinggal di tempat lain yang berbeda.

Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir semua hal atau benda yang mengingatkan kamu dengan mantan. Kamu bisa focus dengan usaha dan hidup barumu. Bersyukur pula, jika di masa depan nanti, sudah tidak bertemu atau berurusan apapun dengan mantan lagi.

4. Tetap Berprasangka Baik Soal Masa Depan

Meski perpisahan dengan mantan membuat kamu kehilangan hampir seluruh hidupmu. Jangan pernah berpikiran, jika kamu tidak bisa hidup baik-baik saja atau lebih baik tanpa dirinya. Kamu harus bisa membangun kepercayaan diri pada dirimu sendiri. Yakin, jika Tuhan tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hambanya, dan tetap berpikir positi soal masa depanmu nanti.

Apalagi, kamu punya banyak keahlian, bakat dan kemampuan. Selama ini, kamu sudah cukup banyak belajar dari pengalaman ataupun kisah banyak orang. Jadi, yakin saja, jika kamu terus berusaha, pasti Tuhan tunjukkan jalan terbaik.

5. Putuskan Untuk Lebih Banyak Mencintai Diri Sendiri

Relakan saja, saat hubungan yang sudah banyak kamu perjuangkan ternyata berakhir dengan kegagalan. Kamu tidak perlu terlalu menyesalinya atau merasa merugi karenanya. Tetap ambil hikmahnya dan jadikan sebagai pengalaman hidup yang berharga.

Baca Rekomendasi :   Lepaskan yang Menyakitimu, Kelak Akan Datang yang Tulus Untukmu

Sekarang, setelah kamu melajang atau sendiri lagi. Coba nikmati keadaan itu dengan memutuskan untuk lebih mencintai dan menyayangi diri sendiri.  Lebih banyak gali potensi diri, bekerja keraslah untuk dirimu sendiri, kejar impian dan bangun usaha yang sempat tertunda, dan lakukan banyak hal yang membuat hatimu merasa lebih senang juga tenang.

6. Jangan Takut Untuk Tetap Membuka Hati

Sayangnya beberapa orang yang mengalami kegagalan setelah bertahun-tahun menjalin hubungan, akhirnya banyak yang menutup diri dan tidak mau lagi membuka hati. Dia mungkin trauma atau sudah tidak percaya lagi adanya cinta sejati, lalu lebih senang hidup menjomblo.

Sebenarnya, hal itu kembali pada pilihan masing-masing. Kamu bisa saja terus menikmati kesendirian, sebab memang lebih bahagia menjalaninya. Namun, akan lebih baik jika kamu tidak merasa takut untuk membuka hati lagi. Sebab, siapa tahu, setelah perpisahan dan luka itu kamu menemukan yang terbaik untukmu, juga yang selama ini benar-benar kamu nantikan.

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page