Kisah Nia Ramadhani, From Zero To Hero Hingga Populer

  • Bagikan
Nia Ramadhani
Nia Ramadhani

Siapa yang tidak mengenal Nia Ramadhani, artis, presenter dan pemain film ini lahir dari keluarga blasteran Indonesia, Norwegia dan Belanda. Nia lahir pada 16 April 1990, kini sudah menikah dan memiliki anak.

Awal Karir Nia Ramadhani

Mungkin banyak yang melihat dan mengenalnya setelah Nia sukses di dunia hiburan Indonesia dan menjadi salah satu artis papan atas Indonesia. Namun tahukah kamu bahwa pencapaiannya saat ini bukanlah hasil tanpa kerja keras dan keringat.

Sebelum sepopuler saat ini, pada tahun 1995 Nia mengawali kariernya sebagai seorang penari cilik. Beruntungnya, di tahun 2002 Nia mulai akting. Tak puas bermain di layar kaca, ia pun menguji kemampuan aktingnya di film layar lebar dengan bermain film berjudul Suster Ngesot.

Nia mulai dikenal setelah berperan sebagai tokoh antagonis sebagai Siska dalam sinetron Bawang Merah Bawang Putih.

Sinetron dan Film yang Dibintangi Nia Ramadhani

Saat ini, Nia memang menjadi salah satu artis yang paling menginspirasi, apalagi setelah berhasil bangkit dari jeratan Narkoba bersama suaminya. Bagi kamu yang ingin mengetahui sepak terjang Nia di dunia hiburan Indonesia, tak ada salahnya untuk mengenang dan mengingat-ingat kembali tentang sinetron dan film yang dibintanginya dulu.

Baca Rekomendasi :   Jebakan Syaitan: Membuka Aib 10 Tahun yang Silam

Daftar film.

  1. Suster Ngesot pada tahun 2007 sebagai Vira
  2. Hantu Jembatan Ancol sebagai Donna Tahun 2008
  3. Kesurupan tahun 2009 sebagai Felina.

Untuk sinetron yang dibintanginya sangat banyak. Mungkin kamu juga sudah tak asing lagi dengan beberapa judul sinetron; Bawang Merah Bawang Putih, Benci Jadi Cinta, Cinta Nia dan Putri Nomer Satu. Itulah sebagian kecil sinetron yang sudah dia bintangi dan terakhir berakting pada tahun 2013 sebagai Putri di Putri Nomer Satu.

Kisah Nia Ramadhani, From Zero To Hero Hingga Populer

Nia Ramadhani
Nia Ramadhani

 

Perjalanan dan perjuangan karier di industri hiburan televisi Nia, memang tak mudah dan penuh jatuh bangun. Bahkan dia pun mengawali karier sebagai figuran sebuah sinetron. Nia menuliskan perjalanannya dalam sebuah novel Cerita Ade, kolaborasi karya Nia Ramadhani dan Pidi Baiq.

Baca Rekomendasi :   Album Musim Dingin, Ini Project Mini Series Kyuhyun Super Junior

Dalam novel tersebut, menjelaskan panjang lebar perjuangan mengenai sosok Ade sebagai tokoh utamanya, yang ditulis apik oleh Pidi Baiq. Bahkan Ade juga berhasil meraih penghargaan Artis Cilik of the Year.

Mungkin banyak yang menganggap hidup dan perjalanan kariernya sangat mulus, padahal perjalanan Ade tidak semulus dan semudah yang dibayangkan banyak orang.

Gelombang demi gelombang badai menerpa kehidupan Ade. Hingga akhirnya Ade mencapai titik terendah hidupnya ketika terlibat dengan penyalahgunaan narkoba. Namun, siapa sangka peristiwa itu menjadi titik balik bagi Ade untuk menyembuhkan luka batin masa kecilnya. Sehingga mampu bangkit
dan menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya.

Fakta Mengejutkan tentang Perjalanan Karier Nia Ramadhani.

Sebelum sepopuler saat ini, dia sebenarnya memulai karirnya benar-benar dari nol dan berjuang dengan sekuat tenaga. Percaya gak? Jika belum yakin, yuk simak!

Baca Rekomendasi :   Youtube’s Got Talent Ala SkinnyIndonesian24, Sarkasme yang Dikemas Epik!

Menjadi penari latar video klip Trio Kwek Kwek

Masih ingat dengan salah satu lagu Trio Kwek Kwek yang berjudul “Jangan Marah”. Nia pun menjelaskan bahwa sejak usia 7 tahun sudah menari.

Dalam channel YouTube Vidi Aldiano, Nia menuturkan bahwa pengalaman ini adalah sesuatu yang tak pernah terlupakan karena ia harus tampil, padahal tak bisa menari sama sekali.

Pemain Figuran dalam sinetron Saras 008

Sebelum mendapatkan peran utama, ternyata Nia juga mendapatkan peran figuran di sebuah sinetron yang sangat populer pada masanya yaitu Saras 008. Peran demi peran yang dia dapatkan akhirnya melambungkan namanya dan mendapatkan peran utama setelahnya.

Sebenarnya masih banyak perjuangan dari Nia Ramadhani yang dia tuangkan dalam buku Cerita Ade. Jadi penasaran bukan untuk membacanya?

  • Bagikan
2 7

You cannot copy content of this page